Kekeringan di Kulonprogo Meluas, Masyarakat Diminta Hemat Air dan Waspada Kebakaran.

1 0 117
Jogjainside.com, Kulonprogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkapkan kemarau yang terjadi di Kulonprogo mengakibatkan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Adapun wilayah yang mulai dilanda kekeringan meliputi 97 dusun, di 24 desa di Kecamatan.

Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, Pengasih dan Panjatan. Wilayah tersebut diungkapkan BPBD berada di wilayah dataran tinggi dan jauh dari sumber mata air.

Kepala BPBD Kulonprogo, Ariyadi menambahkan sedikitnya 7.771 jiwa terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

“Kekeringan masih mungkin meluas, mengingat saat ini masih berlangsung musim kemarau, tuturnya ".

Ariyadi sendiri memperkirakan kemarau masih akan terus berlangsung sampai bulan Agustus ataupun Oktober.

“Untuk status sendiri masih siap siaga. Karenanya belum ada patokan anggaran yang disipakan Pemkab,” imbuhnya.

Ariadi mengatakan untuk mengantisipasi krisis air, Bupati Kulonprogo sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran imbauan agar warga menghemat penggunaan air. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada potensi kebakaran yang bisa saja terjadi selama musim kemarau.

Ariadi mengatakan anggaran kedaruratan yang disiapkan salah satunya untuk kekeringan di Kulonprogo masih tersisa sebanyak Rp1,6 miliar. Anggaran ini bahkan bisa bertambah menjadi Rp3,6 miliar.

Namun anggaran baru akan dikeluarkan setelah ada surat keputusan Bupati yang menyatakan status kekeringan menjadi tanggap darurat.

Ariadi mengungkapkan meski Pemkab belum menyalurkan bantuan air bersih bukan berarti wilayah kekeringan belum mendapat bantuan sama sekali.

“Dusun-dusun yang mulai kekurangan air bersih di tiga kecamatan yaitu Kokap, Girimulyo dan Samigaluh, sejak beberapa bulan terakhir memperoleh bantuan dari pihak swasta,” ujarnya. (Sug)

Sumber berita : Jogjainside.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    Open Recruitment Relawan Ramadhan BAZNAS 2021

    Hendrikus M  di  Jakarta Pusat  |  15 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    KEBUN PEMULIHAN GRESIK, TEMPAT EDUKASI PEMBELAJARAN ANAK TENTANG LINGKUNGAN

    Indah wahyuni  di  Kebomas, Gresik  |  14 Feb 2021
  4. 3
    Komentar

    Kades Pantai Bahagia Tak Inginkan Bantuan Paket Sembako Pada Pasca Banjir

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Muara Gembong, Bekasi Kabupaten  |  15 Feb 2021