Kabupaten Bekasi Minim Realisasi Fisik

0 0 17
Gambar untuk Kabupaten Bekasi Minim Realisasi Fisik
Memasuki Triwulan Ketiga, penyerapan anggaran di seluruh Perangkat Daerah (PD) pada Pemerintah Kabupaten Bekasi per 12 September lalu, rata-rata baru 29,72 persen.

Berdasarkan data Laporan Sismontep (Sistem Monitoring TERPA/Tim Evaluasi Pelaksanaan Realisasi Anggaran, Belanja APBD 2019 Kabupaten Bekasi adalah Rp6.429.075.229.469,- masing-masing ‘Belanja Tidak Langsung’ Rp2.946.702.854,- dan ‘Belanja Langsung’ Rp3.482.372.478.615,-

Dari ‘Belanja Langsung’ yang September ini ditargetkan terserap 79,19 persen, realisasinya baru mencapai 52,56 persen. Sedangkan untuk ‘ Belanja Langsung’ yang September ini ditargetkan terserap 67,83 persen baru terealisasi 20,64 persen.

Dinas Pendidikan misalnya, termasuk yang penyerapan anggarannya paling rendah. Dinas yang dipimpin Drs H. Carwinda ini, pada 2019 memiliki 92 kegiatan dengan anggaran Rp346.495.489.287 dengan target penyerapan anggaran per-September ini Rp166.881.065.600 atau 48,16 persen serta target fisik 88,45 persen. Namun Dinas Pendidikan berdasarkan data Laporan Sismontep per-12 September, realisasi penyerapan anggaran baru Rp15.348.779.813,- namun kegiatan fisiknya sudah mencapai 38,34 persen.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang ‘dikasih’ anggaran Rp810.784.430.912 untuk 78 kegiatan, realisasi fisik kegiatan baru mencapai 10,93 persen dan penyerapan anggarannya baru 6,97 persen. Untuk di lingkup Sekretariat Daerah (Setda), Bagian Umum yang tahun ini mendapat kucuran dana Rp61.994.179.816,- untuk 42 kegiatan, realisasi fisik kegiatan baru 17,35 persen dengan penyerapan anggaran 34,36 persen.

Yang diperkirakan banyak orang, minimnya realisasi fisik kegiatan dan penyerapan di sejumlah Perangkat Daerah, lantaran belum adanya pejabat definitif di Perangkat Daerah dimaksud. Namun hal itu terbantahkan melalui Laporan Sismontep . Berdasarkan Laporan Sismontep tersebut, minimnya realisasi fisik kegiatan dan penyerapan anggarannya, juga terjadi pada Perangkat Daerah yang pejabatnya definitif atau bukan Plt (Pelaksana tugas).

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar