Kabar Baik, BNPB Memprediksi Virus Corona Mulai Landai Bulan Juni, Asalkan . . .

1 0 103
Gambar untuk Kabar Baik, BNPB Memprediksi Virus Corona Mulai Landai Bulan Juni, Asalkan . . .
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kemungkinan Virus Corona bisa mulai melandai pada bulan Juni mendatang.
Hal itu diungkapkan Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Lilik Kurniawan.
Namun demikian, Lilik menegaskan bahwa hal itu dapat terwujud apabila seluruh masyarakat berkontribusi dalam penanganan wabah ini.
“Kalau ini bisa kita lakukan bersama-sama, Insya Allah kita akan bisa melalui ini dengan baik,” kata Lilik dalam diskusi daring, Senin (11/5/2020).
Mungkin setelah Mei ini, Juni sudah mulai landai dan nanti Insya Allah September kita sudah mulai menurun dan harapannya nanti di akhir tahun sudah baik,” sambung dia.
Kendati demikian, ia mengungkapkan, wabah COVID-19 belum dapat dipastikan akan benar-benar tuntas.
Sebab, hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atas virus tersebut.
Menurutnya, pemerintah Indonesia juga sedang berusaha mengembangkan vaksin untuk COVID-19.
Meskipun, vaksin kemungkinan belum ditemukan dalam waktu dekat.
“Kita berharap dalam waktu dekat kita bisa mendapatkan itu (vaksin), walaupun kemarin penjelasan dari Bapak Menteri Ristek (Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro), kita masih cukup sekitar satu tahun lagi,” ucap Lilik.
Menurutnya, terdapat dua hal yang perlu dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Virus Corona.
Pertama, setiap orang diminta disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.
Selanjutnya adalah kesadaran kolektif. Artinya, semua pihak menerapkan protokol COVID-19 tersebut.
Data update virus corona di Indonesia Senin (11/5/2020) menujukkan ada penambahan jumlah kasus Virus Corona sebanyak 233 pasien. 
Dengan demikian, hingga Senin (11/5/2020) sore, jumlah kasus terkonfirmasi positif Virus Corona penyebab COVID-19 menjadi 14.265 orang. 
Data dalam periode yang sama menunjukkan bahwa ada penambahan 183 Pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Pasien Positif Covid-19 di Jakarta mencapai 5.195 pasien per Senin (11/5/2020) ini. Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) itu bertambah 55 orang dibandingkan data pada Minggu kemarin, yakni 5.140 pasien.
Dari total pasien, 836 orang dinyatakan telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 33 orang dibandingkan kemarin. "Total 5.195 kasus. Sebanyak 453 orang di antaranya meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati dalam siaran YouTube Pemprov DKI.
Jumlah pasien yang meninggal bertambah sembilan orang dibandingkan data kemarin. Kemudian, ada 2.258 pasien yang dirawat di rumah sakit dan 1.648 pasien menjalani isolasi mandiri.
Berdasarkan data tersebut, tingkat kesembuhan dari COVID-19 di Jakarta mencapai 16 persen. Sementara tingkat kematian atau case fatality rate sebesar sembilan persen. Selain itu, ada 258 orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau hingga saat ini dan 1.233 pasien dalam pengawasan (PDP) masih dirawat.
"Informasi mengenai orang tanpa gejala atau OTG sampai hari ini ada sebanyak 1.840 orang," kata Ani.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Ani, masih terus melakukan rapid test di seluruh wilayah Jakarta. Hingga kini, ada 87.952 warga yang telah menjalani rapid test. (*)

sumber :
https://jogja.tribunnews.com/2020/05/12/kabar-baik-bnpb-memprediksi-virus-corona-mulai-landai-bulan-juni-asalkan

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar