Jombang Gotong Royong Membantu Petugas Persampahan dan Pemulung Aman Corona

1 0 235
Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menangani serta memutus rantai penyebaran wabah ini. Salah satunya pemerintah telah menghimbau masyarakat untukmelakukan social distancing dengan melakukan pekerjaan di rumah. Namun nyatanya, tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah oleh setiap orang. Seperti tenaga medis berada di garda paling depan untuk menyelamatkan pasien yang terinfeksi positif virus corona. Selain itu, pahlawan kita yang berjuang mencari nafkah di tumpukan sampah seperti Pemulung dan Petugas Persampahan pun terpaksa harus menaruhkan nyawanya demi mencari nafkah dan menjaga lingkungan kita agar tetap bersih.
SEBANYAK 77 Organisasi/Komunitas lingkungan serempak berkolaborasi bersama Greeneration Foundation, Waste4Change, donasi yang terkumpul digunakan untuk membantu penyediaan berbagai kebutuhan, seperti: Masker kain guna ulang, sabun cuci tangan, Hand sanitizer, sarung tangan karet, paket sembako dan totebag.
Pada fase-1 galang dana ini berhasil mengumpulkan bantuan sekitar 150 juta rupiah, yang disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri, Paket Sembako, serta Makanan Jadi untuk 761 pemulung dan petugas persampahan di 15 titik wilayah penyaluran tersebar di Indonesia. Seperti salah satunya penyaluran di wilayah Kabupaten Jombang Jawa Timur, proses penyaluran dibantu oleh rekan-rekan Sanggar Hijau Indonesia. Rekan-rekan Sanggar Hijau Indonesia melakukan penyaluran di Kabupaten Jombang secara bertahap dua hari dengan membagikan paket bantuan kepada 15 orang pekerja pengelola sampah berbasis 3R di Desa Rejoagung dan Mojoduwur tempat dampingan Sanggar Hijau Indonesia.
M. Bijaksana Junerosano selaku Founder Greeneration Foundation menyampaikan bahwa ada 300.000 Petugas Persampahan dan 2,4 juta keluarga pemulung saat ini diIndonesia. Sebuah angka yang cukup besar. Melalui galang dana bersama-sama ini harapannya dapat membantu sebagian petugas persampahan dan pemulung di beberapa wilayah yang masih terus harus bekerja dan mengais rezeki di tengah pandemi.
Ia menyampaikan bahwa "Petugas persampahan dan pemulung dapat dikatakan sebagai garda belakang penjaga pertahanan kitaterhadappenyebaranCOVID19. Mari kita bersama edukasi dan jaga mereka hingga orang-orang di sekitarnya untuk mengelola sampah dengan lebih hati-hati dan berkesinambungan dengan standar pengelolaa sampah dari pemerintah. Sehingga, hal ini perlu didukung dengan pemberian Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan gizi yang mencukupi agar mereka juga dapat terhindar dari penyebaran COVID-19. Selain itu, pastinya kita tetap perlu memilah sampah terutama memisahkan sampah seperti masker atau tisu bekas agar tidak tercampur dengan sampah jenis lainnya." jelas M Bijaksana Junerosano selaku founder Greeneration Foundation dan Waste4Change.
#Wargalawancovid19 #MadaniCovid19

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar