Jelang lokakarya, PDNA Garut diskusi Strategi pelaksanaan Modelling Rencana Aksi Tematik AKI AKB.

1 1 383
Gambar untuk Jelang lokakarya, PDNA Garut diskusi Strategi pelaksanaan Modelling Rencana Aksi Tematik AKI AKB.
Melalui media virtual, PDNA Garut sebagai Mitra Utama Program Madani mengadakan diskusi dan sharing rencana aksi isu tematik terkait penurunan AKI AKB Di kab.Garut. Dengan difasilitasi dan dipandu langsung oleh Bappeda Bpk Purnama Ridho sebagai Kabid Sosbud, diskusi virtual selama 2 jam menghasilkan sejumlah gagasan, support dan arahan program yang luar biasa yang disampaikan langsung oleh para peserta diskusi, hadir pula dari Dinkes Kab.Garut ibu Sri Prihatin, Pak Kusmantri dari Kesbangpol Kab.Garut, Pak Sahrul Akbar dan Bu Melly dari Bappeda, jajaran manajemen Program Madani PDNA Garut dan Field Coordinator nya bpk Rudi Triyana.

Pemerintah Garut sangat berterimakasih dan apresiatif dengan rencana aksi tematik Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat pada Keselamatan Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir melalui strategi Memperkuat Desa Siaga Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL) dengan membentuk SATGAS SAKINA RAPIH (Stop Angka Kematian Ibu dan Anak- Relawan Pendamping Ibu Hamil).
Dengan Partisipasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui SATGAS SAKINA RAPIH melalui kolaborasi dengan sejumlah OMS lainnya yang tergabung dalam wadah simpul belajar FAASIH Garut, sejumlah OPD dan pihak swasta, maka harapan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap keselamatan Ibu hamil, ibu bersalin dan Bayi baru lahir akan semakin meningkat.

Rencana Aksi Tematik tersebut akan diaplikasikan pada serangkaian agenda piloting/modelling yang akan diselenggarakan di wilayah kerja Puskesmas Kec.Haurpanggung, Desa Haurpanggung dan Desa Jayaraga. Pemilihan kedua desa tesebut atas dasar hasil Survey Tematik yang dilakukan oleh PDNA Garut melalui rekan-rekan jejaring di berbagai lokasi kecamatan, dan data AKI AKB dari Dinkes Kab.Garut. Di forum ini, Ibu Sri (Dinkes Kab.Garut) menyampaikan juga bahwa Desa Jayaraga dan desa Haurpanggung, pada tahun ini memiliki kasus kematian ibu hamil dan ibu bersalin nya cukup tinggi krn disebabkan pandemi covid-19, yang terjadi pada rentang usia kehamilan 20 minggu hingga 38 minggu. Tantangan ibu hamil yang paling berat sampai dengan saat ini terkait langsung dengan kondisi covid 19 adalah kehamilan itu sendiri menjadi faktor yang memberatkan kondisi Ibu. Ini pun menjadi tantangan sosial ekonomi dan budaya diluar tantangan lainnya. Dengan kolaborasi berbagai pihak harapannya kita bisa optimalkan komitmen penurunan AKI AKB di kab.Garut, dengan adanya peran serta masyarakat, dukungan dan peran desa. Mudah2an bisa turut mensukseskan pilot project dan nantinya bisa di replikasi di desa-desa lainnya di Kab.Garut.

Pada forum diskusi ini, PDNA Garut sebagai mitra utama menyampaikan sejumlah capaian program Madani di Kab, Garut dalam 1 tahun pertama dan mengenalkan kembali proses pembentukan dan keberadaan FAASIH (Forum Advokasi Anak Sehat Ibu Hebat) sebagai wadah simpul belajar. Dalam penjelasannya, Pak Iman sebagai Kabag Sosbud Bappeda berharap agar kelak keberadaan SATGAS SAKINA RAPIH bisa menjadi kepanjangan tangan SATGAS AKI AKB yang telah dibentuk oleh pemerintah Kab.Garut. Beliau sangat mendukung adanya integrasi berbagai pihak terutama dari unsur masyarakat, berharap semua unsur OPD bisa turut mensukseskan rencana aksi tematik ini.

#RSR

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Umi nana
Tamu
Mantaaap teh oci..kiorah NA mulai diperhitungkan nih di dunia oersilatan..ee..dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat garut
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar