Jangan Panik Kalau Ada Hasil PCR

6 0 56
Gambar untuk Jangan Panik Kalau Ada Hasil PCR
"Jangan Panik Kalau Ada Hasil PCR..."

Benar. Benar sekali. Jangan panik. Baca hati-hati. Tanya pada yang kita percaya kompetensinya. Jangan kalut pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

1. Hasil CT Value itu adalah indikator di laboratorium dan bagi Dokter yang merawat sebenarnya. CT value menunjukkan estimasi jumlah virus di dalam sampel. Kalau cara ambil sampelnya tepat, berarti juga menggambarkan jumlah virus di tempat dilakukannya swab.

TETAPI jumlah virus dalam tempat swab TIDAK selalu sesuai dengan derajat gejala atau penyakit covidnya.

Maka nilai CT value saja, TIDAK bisa dijadikan patokan.

2. Terus apa gunanya ct value?

Nah itu tadi, ct value itu sebenarnya informasi bagi Dokter yang merawat. Melengkapi berbagai informasi yang sudah dimiliki, ditambah ct value, maka Dokter yang merawat akan membuat keputusan tentang kondisi dan perawatan pasien selanjutnya.

3. Jadi tidak benar yang kalau nilai sekian berarti begini, nilai sekian berarti begitu?

TIDAK. Pasien itu sosok tubuh lengkap. Bukan sekadar angka ct value. Maka penilaian terhadap kondisi pasien HARUS komprehensif.

4. Benar ya PCR tidak bisa membedakan virus hidup dan mati?

PCR itu menemukan tubuh virus. Soal apakah masih hidup atau mati, diketahui dari kultur. Untuk kultur butuh lab canggih, aman, alat lengkap dan waktu relatif lama. Tidak mungkin banyak pasien harus semua menjalani kultur.

Terus bagaimana cara menggunakan PCR untuk menilai soal virusnya masih hidup atau sudah mati?

Itu tadi, hasil PCR itu info penting bagi bagi Dokter, tapi untuk menyimpulkan tidak hanya berbekal angka lab apalagi hanya ct value. Tidak. Informasinya banyak, dianalisis, baru disimpulkan.

Prinsip yang aman bagi semua: kalau PCR masih menemukan tubuh virus, maka harus dianggap virusnya masih ada, masih bisa menular, harus waspada. Itu langkah yang rasional dan waspada. Jangan ambil risiko dan spekulasi TANPA keputusan dari ahlinya.

5. Lha itu kok ada pasien yang sudah dipulangkan padahal PCR masih positif?

Itu hasil analisis, informasi lengkap, data tersusun, baru diputuskan. Lebih penting lagi: karena pasien adalah manusia.

Bila kondisi klinis sudah membaik, tapi PCR kok belum kunjung negatif, maka DAPAT dipertimbangkan memulangkan pasien WALAU hasil PCR masih positif karena misalnya: justru lebih mendukung penyembuhan bila bisa di rumah, bisa dekat keluarga WALAUPUN sepulang dari RS tetap harus isolasi dulu sementara waktu. Daripada bertambah beban psikis, bertambah risiko paparan dari sekitarnya di RS, maka dipilih jalan dipulangkan ASAL bisa kooperatif.

6. Lha tapi kalau ada apa-apa bagaimana?

Jangan jadi paranoid. Pastikan langkah-langkah yang diambil sudah melalui konsultasi ke sumber yang kita percaya kompetensinya.

Siapa itu? Paling awal dan utama: Dokter yang merawa Anda. Selanjutnya? Cari sumber-sumber lain yang juga Anda percaya kompetensinya.

Sumber lain TIDAK bisa menggantikan Dokter yang merawat Anda. Fungsinya adalah menjadi sumber informasi, bukan sumber keputusan perawatan.

Mangga. Tetap semangat. Tetap waspada.

@ TDA 25/6/2021

Source :
Tonang Dwi Ardyanto

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat