Jalan Tani tidak kunjung diperbaiki, Warga terobos lahan pribadi.

3 0 110
Gambar untuk Jalan Tani tidak kunjung diperbaiki, Warga terobos lahan pribadi.
Masyarakat Desa Tarra Tallu Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara diresahkan oleh himbauan larangan yang terpasang di salah satu jalan alternatif di Dusun Bone Kalua.

Himbauan yang terpasang di atas tumpukan kerikil kurang lebih tentang larangan menggunakan lahan tersebut sebagai jalan tani, "Barang siapa yang kasih keluar ini kerikil akan berurusan sampai polisi" pesan pemilik lahan, Jumat 9 Juli 2021.

Pmilik lahan keberatan karena lahannya digunakan sebagai jalan tani oleh masyarakat, "Memang lahan ini bukan jalan tani, Hanya karena banjir bandang Tahun 2010 maka ini digunakan sebagai alternatif" Ungkap Andika Salah satu warga setempat.

Tahun 2010 Desa Tarra Tallu dilanda banjir yang mengakibatkan wilayah Desa terbagi menjadi 2 bagian, Lahan produktif jadi sungai dan jalan tani menjadi rusak, Banjir yang terjadi akibat luapan air sungai Baliase. Sebelum 2010 Sungai berada di perbatasan Desa Rompu Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara Tapi sekarang sudah berada di tengah tengah Desa Tarra Tallu, Sangat dekat dengan Jalan Poros Kecamatan dan fasilitas umum lainnya, Seperti mesjid dan Gereja.

Dengan adanya permasalahan ini, Maka peran pemerintah setempat sangat diharapkan, Agar tidak terjadi hal hal yang merugikan masyarakat, Misalkan pembuatan jalan tani dengan menggunakan Dana Emergency baik di Desa, pemerintah Kabupaten dan Provinsi dalam hal ini Dinas Penanggulangan Bencana (BPBD) Sebab permasalahan ini sudah 11 Tahun, Kasian masyarakat yang harus menyebrangi sungai tiap hari dengan menggunakan Ban Mobil bekas fan jalan kecil di lahan pribadi. Ungkap Hendra, Salah satu tokoh pemuda Desa Tarra Tallu.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 41
    Komentar
  2. 27
    Komentar
  3. 23
    Komentar
  4. 5
    Komentar