Jajaki Kerjasama Penanganan Masalah Sampah dengan Pelaku Usaha

3 0 337
Gambar untuk Jajaki Kerjasama Penanganan Masalah Sampah dengan Pelaku Usaha
PALOPO – Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo gelar pertemuan dengan Direktur PT. Putra Wasuponda Mandiri, Senin (7/6/2021 sore tadi. Tujuan dari kegiatan tersebut tidak lain untuk penjajakan pengelolaan sampah di Kota Palopo.

Carut marut masalah persampahan takkan pernah habis tanpa dibarengi kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat, khsusunya di wilayah perkotaan atau wilayah padat penduduk.

Tak hanya sekadar kesadaran semata, langkah itu pun harus diiringi dengan ide-ide kreatif terkait pengelolaannya yang tidak lain untuk mengurangi atau menekan timbulan sampah yang mencapai takaran ton perharinya.

Inilah mengapa YBS Palopo mengadakan pertemuan dengan pimpinan PT. Putra Wasuponda Mandiri, di Baruga YBS. Adalah Rauf Usman, Sang Direktur yang juga peduli soal sampah, menilai bahwa pola pelayananan sampah di Kota Palopo perlu dibenahi dengan melibatkan pengusaha atau pihak swasta.

"Terlihat, pelayanan hanya berlaku pada zona tertentu atau di cakupan diwilayah jalan raya saja, sementara di dalam lorong kecil ataylu pegunungan, hanya bisa tertumpuk begitu saja," katanya.

Rauf memiliki pengalaman mengelolah sampah di 2 Kecamatan Wasuponda di Kabupaten Luwu Timur. Masyarakat yang tadinya cuek dengan sampah, kini terlibat dalam penanganan sampah karena adanya penyadaean dan kerjasama masyarakat, pemerintah dan pihak swasta.

"Untuk memulainya di Kota Palopo, kita hanya perlu melakukan survei terlebih dahulu ke tiap-tiap kelurahan, apakah warga siap dengan syarat kontribusi iuran setiap keluarga berdasarkan kemampuan yg dimiliki ," paparnya.

"Dengan Rp 20 ribu per bulan misalnya, warga cukup dengan duduk manis dirumahnya, dengan mempersiapkan sampahnya untuk selanjutnya kita angkut, termasuk sampai menembus lorong setapak," ungkap Rauf.

"Tetapi ini harus disepakati bersama pada pihak dan perlu dibuatkan landasan hukumnya melalui Peraturan Walikota dan PERDA," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Harian YBS Palopo, Abdul Malik Saleh, menilai bahwa konsep dari Rauf Usman sangat menarik dan perlu untuk dicoba untuk diterapkan di kota Palopo.

"Iya tentu, karena hak ini sehubungan dengan konsep program kerja yang disepakati Pemkot Palopo dengan USAID Madani terkait pengolahan sampah," tutupnya.

Ikut hadir pada pertemuan itu, FC USAID MADANI Palopo, Rahman Dako, Kepala KPH Larona Malili, Mandar, Tenaga Ahli YBS Palopo, Doktor Abdul Rahman Nur, diikuti beberapa pengurus dan Staf YBS Palopo. (EK)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat