Geliat Lumbung Kampung Mataraman Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Sehat

3 0 426
Gambar untuk Geliat Lumbung Kampung Mataraman Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Sehat
Oleh: Rahma Frida

Lumbung Kampung Mataraman sejauh ini dikenal sebagai penghasil beras organik di Desa Gilangharjo yang bersekretariat di Dusun Karanggede. Dalam pengelolaannya, Lumbung tidak terlepas dari peran pemerintah desa. Menurut keterangan, awalnya Lumbung bertugas mengurusi kas desa. Kemudian pada tahun 2017, muncul ide untuk mengembangkan Lumbung menjadi organisasi yang bergerak di bidang pertanian organik yang unggul. Ide ini diprakarsai oleh Bapak Supriyanto.

Lumbung yang mempunyai jargon Renaisans Peradaban Baru Bhumi Mataram ini mempunyai tekad kuat untuk mewujudkan kemerdekaan kemandirian petani, membangun gaya hidup sederhana sekaligus menjalankan pendidikan berwawasan ekologi. Lumbung terus digerakkan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan yang sehat. Pembangunan pertaniannya haruslah berwawasan lingkungan, murah secara ekonomi, sesuai dengan budaya setempat, dan berkeadilan sosial bagi siapa saja dan apa saja.

Hebatnya, Lumbung memberdayakan petani setempat di Dusun Karanggede dan sekitarnya dalam penggarapan sawah, mulai dari tanam hingga panen. Sementara area persawahan yang ditanami terletak di sebelah timur Dusun Ngaran dan Karanggede. Petani-petani diberi pengetahuan dan pembinaan terlebih dahulu sebelum memulai menanam. Untuk menghasilkan hasil panen berkualitas organik, petani tidak diperbolehkan menggunakan bahan pestisida atau bahan kimia lainnya selama masa penanaman, pemberantasan hama, hingga panen. Para petani justru didorong kreativitasnya untuk membuat obat pemberantas hama dari bahan alami, misalnya dari dedaunan pahit, gadung, maupun tanaman obat lainnya yang aman bagi kesehatan manusia juga lingkungan. Setelah panen, petani bisa menjual hasilnya ke Lumbung. Dengan adanya pembinaan, nyatanya Lumbung tidak menghalangi para petani untuk menanam padi secara anorganik pula. Namun dengan konsekuensi, Lumbung tidak mau membeli hasilnya.

Hingga sekarang, Lumbung Kampung Mataraman telah memproduksi hasil pertanian organik berupa beras merah, beras hitam, beras jenis menthik wangi, menthik susu, pandan wangi, dan lain-lain. Selain itu juga menyediakan pupuk dan insektisida organik. Harganya tentu saja lebih tinggi daripada beras anorganik, akan tetapi sebanding dengan kualitasnya. Apalagi Lumbung telah mendapatkan sertifikat Penjaminan Mutu Organik (PAMOR) dari Yayasan Truka Jaya dan AOI (Aliansi Organik Indonesia). Hal ini semakin menguatkan Lumbung untuk meningkatkan produksinya dan siap bersaing di pasaran lokal maupun mancanegara. [rh]

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar