Gelar Workshop Piloting, Dua Desa Dampingan Komitmen Menjalankan Program

1 1 307
Gambar untuk Gelar Workshop Piloting, Dua Desa Dampingan Komitmen Menjalankan Program
Workshop Desa Piloting resmi di buka, kegiatan yang dilakukan secara virtual tersebut diselenggarakan oleh Simpul Belajar GIRI bersama Pattiro Gresik sebagai mitra utama USAID Madani, Kamis-Jum'at (12-13 Agustus 2021). Dalam kegiatan selama dua hari tersebut diikuti oleh seluruh anggota Simpul Belajar GIRI yang meliputi, Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Masyarakat Sipil.

Workshop Piloting Desa ini bertujuan untuk penyepakatan dan model, Rencana Kerja Desa serta komitmen desa. Selain itu, dalam workshop juga disampaikan capaian program Madani bersama Pattiro Gresik di tahun pertama.

Disampaikan oleh Program Manager Pattiro Gresik, "capaian program di tahun pertama memfokuskan pada peningkatan kapasitas organisasi, diantaranya penyusunan IKO, Renstra, dan SOP. Selain itu, memperkuat jejaring dan kolaborasi pada pemangku kepentingan dan stakeholder," pungkas Yani Mashudi sebagai program Managar.
Sedangkan Direktur Pattiro Gresik Nur Mubin menyampaikan di tahun kedua akan melakukan Penguatan kelembagaan Pattiro Gresik dan Simpul Belajar GIRI, Memperkuat Jejaring Kolaborasi dg stakeholder dan dua desa piloting, serta peningkatan pemahaman dan pengetahuan bersama tentang pengelolaan sampah.

Pelaksanaan Workshop juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik, beliau sangat mendukung program yang dilakukan oleh USAID Madani dan bekerja sama dengan Pattiro Gresik, "Saya sangat mendukung langkah awal pelaksanaan program ini ditahun kedua yang sudah menetapkan dua desa piloting untuk percontohan. Sehingga, yang perlu ditekankan adalah pengelolaan sampah di tingkat masyarakat." Pungkas, Aminatun Habibah.

Selain itu, Bu Min panggilan akrabnya, juga meminta seluruh OPD terkait dan juga pemerintah dua desa terkait agar berkomitmen melakukan program tersebut di desanya, baik dukungan melalui kebijakan desa maupun anggaran dalam edukasi ke masyarakat yang bisa mendukung kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat Sipil, dan Dunia Usaha.

"Jika dua Piloting desa ini berhasil, tentunya nanti akan direplikasi ke desa/kelurahan di kabupaten Gresik." Imbuhnya.

Dalam penyepakatan komitmen oleh kedua desa piloting dengan tujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan bersama tentang pengelolaan sampah di masyarakat pada dua desa piloting.

Dimana, dalam kegiatan yang mengulas mengenai potensi yang dimiliki desa dampingan serta menggali informasi sebagai bahan analisis dalam menjalankan program kedepan.

Dua desa yang dipilih menjadi dampingan, diantaranya Desa Pegundan, Kecamatan Bungah dan Desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang. Dimana, masing-masing desa memiliki karakteristik dan persoalan mengenai persampahan yang kompleks, diantaranya minimnya Pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, kesadaran masyarakat mengenai sampah dsb. Oleh karena itu, kedepan dengan hasil yang didapatkan dalam workshop ini, nantinya akan ada pemetaan dalam menjalankan program kedepan.(Red/Ind).

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar