Forum Serasi Madani Pekalongan Belajar Bersama Penyusunan Policy Brief dengan Anggota

Gambar untuk Forum Serasi Madani Pekalongan Belajar Bersama Penyusunan Policy Brief dengan Anggota
Wiradesa - Forum Serasi Madani (FORSEMA) Pekalongan kembali mengadakan serial berbagi pengalaman penguatan kapasitas forum, kali ini bertempat di Sekretariat Pekka yang beralamat di Jl. Kauman RT 14 RW 07 Gang Delima No. 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan serial meeting kali ini Forum Serasi Madani berbagi materi tentang penyusunan Policy Brief.

Ketua Forum Serasi Madani Erlita Rismilliyana, M.Pd menyampaikan bahwa Policy brief merupakan salah satu bentuk advokasi dan merupakan hasil analisis terhadap suatu isu strategis dan kebijakan dalam bentuk naskah singkat, untuk meyakinkan policy maker agar mengadopsi alternatif pilihan yang diusulkan.

" Banyak cara untuk mengadvokasi, jika seorang mahasiswa cara menyampaikannya ada yang dalam bentuk demonstrasi maupun aksi, nah kita di Forum menggunakan Policy Brief yang lebih terstruktur dan berdasarkan data,' ungkap Erlita.

Kemudian Rini Kristiyanti, fasilitator dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi pengantar Policy Brief.

Dari mulai memperkenalkan indikator keberhasilan, sistem kerja advokasi, tahapan penyusunan policy brief hingga pada praktek langsun penyusunan policy brief.

"Goal dari Policy brief adalah tersusunnya kebijakan atau adanya perubahan kebijakan, seperti terususunnya UU, Perda, Perbup dan lain sebagainya".

Pelatihan penyusunan Policy Brief tersebut disambut baik dan antusias oleh anggota yang mengikuti kegiatan tersebut. Diantaranya dari Serikat Pekka dan PPDFI.

Menurut Roro Murdiyasih selaku koordinator Wilayah dari Serikat Pekka mengatakan bahwa pihaknya sangat tertarik dan belum pernah sama sekali menyusun policy brief. Menurutnya Serikat Pekka sebagai organisasi yang bergerak dalam pemberdayaan dan kemandirian anggotanya banyak program - program yang butuh diperjuangkan terutama untuk mengangkat derajat finansial anggota melalui pembekalan ketrampilan.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Endang Tri NN dari PPDFI.

"Policy Brief merupakan hal yan baru bagi kami, untuk itu kami ingin belajar bersama dengan yang sudah bisa", ujarnya.

Dalam acara tersebut, fasilitator memberikan tugas bersama untuk mengisi beberapa form yang telah disiapkan oleh fasilitator. Selanjutnya akan dibahas kembali pada pertemuan selanjutnya pada awal bulan November 2021.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar