FORUM MADANI WONOSOBO MINTA AKSES DAN KUALITAS LAYANAN KESEHATAN DITINGKATKAN

1 1 242
Gambar untuk FORUM MADANI WONOSOBO MINTA AKSES DAN KUALITAS LAYANAN KESEHATAN DITINGKATKAN
Forum Madani Wonosobo mencatat, terhitung sejak Pebruari 2021, jumlah penerima PBI APBD di kabupaten Wonosobo berkurang dari 56.500 orang menjadi 31.200 orang. Dengan demikian, terdapat 25.300 orang yang tidak terkover lagi dalam PBI APBD. Hal ini terjadi karena adanya kenaikan premi dari Rp.25.000/orang menjadi Rp.37.800/orang, sementara alokasi anggaran daerah selalu tetap yaitu sekitar Rp.15 milyar/tahun. Adapun kebutuhan UHC Wonosobo adalah sekitar Rp.33 milyar/tahun.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi D DPRD Wonosobo, Dinkes Wonosobo, Dinsos Wonosobo, dan Forum Madani Wonosobo, Kamis, 1/7/2021. Rapat dipimpin oleh Mugi Sugeng (Wakil Ketua Komisi D) didampingi oleh Agus Ahmad Muhammad, Bayu Setya Aji, dan Habibi.
Astuti Farida, juru bicara Forum Madani Wonosobo, mengatakan bahwa pengurangan jumlah PBI itu akan menjadi persoalan serius bagi kabupaten Wonosobo karena terdapat potensi 25.300 orang yang bakal tidak mendapatkan lagi jaminan kesehatan.
"Jika 25.300 orang yang tersebut adalah warga miskin maka ini bisa menjadi bencana kemanusiaan karena orang miskin tidak menikmati haknya sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 28H Ayat 1", tegas Astuti Farida.
Menanggapi hal itu, pimpinan rapat, Mugi Sugeng, meminta Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo untuk melakukan verifikasi data secara akurat agar dapat memproyeksikan berapa kebutuhan anggarannya.
"Persoalan kita itu ada di akurasi data. Orang yang mampu banyak mendapatkan jaminan kesehatan, tapi yang tidak mampu justru banyak yang tidak terdaftar", kata Mugi.
Sementara itu, anggota Komisi D lainnya, Agus Ahmad Muhammad, menandaskan bahwa DPRD tidak segan-segan untuk mengalokasikan anggaran bagi kepentingan masyarakat terutama golongan tidak mampu.
"Komitmen DPRD itu jelas, berpihak pada kepentingan rakyat. Tapi pengalokasian anggaran tidak seenaknya saja bisa dilakukan. Oleh sebab itu, kami butuh data yang valid dari Dinsos. lakukan update data setiap saat agar terjadi hal-hal seperti ini pemkab tidak gagap dan ke;abakan", tegas Agus.
Perwakilan dari Dinsos Kabupaten Wonosobo, Marno, menyatakan siap melakukan verifikasi data. Adapun perwakilan Dinkes Kabupaten Wonosobo, Agus Riyanto, menyatakan siap mengajukan proyeksi anggaran untuk PBI pada perubahan APBD Tahun 2021.

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Astuti Farida
Tamu
Semoga pelayanan kesehatan yang prima juga dirasakan masyarakat miskin..sehingga mereka merasakan kehadiran negara dalam kesulitan mereka dalam mendaparkan haknya sebagai warga negara.
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar