DISKUSI ESKAPRESENT#04 ; JEJAK DAN PRESTASI PEMIMPIN PEREMPUAN DI KABUPATEN BREBES

1 0 118
Gambar untuk DISKUSI ESKAPRESENT#04 ; JEJAK DAN PRESTASI PEMIMPIN PEREMPUAN DI KABUPATEN BREBES
Diskusi Eska Present#04 via zoom meeting , Ruang Eska ini mengadakan diskusi setiap Rabu ,
Rabu, 18 Agustus dengan tema JEJAK DAN PRESTASI PEREMPUAN DI KABUPATEN BREBES.
Dengan Narasumber Hj. Idza Priyanti, SE.MH selaku Bupati Kabupaten Brebes dalam hal ini di wakili oleh Asisten Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Kab.Brebes , diskusi yang berlangsung pada pukul 19.30 s.d selesai dipaparkan oleh Asisten Bupati , menyampaikan diantaranya sebagai perempuan di Kab.Brebes harus selalu meningkatkan kapabilitas pendidikan formal maupun non-formal, dan Bupati Brebes sedang menempuh pendidikan Doktoral , sebagai perempuan harus selalu mengambil peluang maupun kesempatan dalam berpartisipasi di kegiatan sosial masyarakat, menjalin hubungan silaturahmi dengan komponen masyarakat.
Dengan menempatkan perempuan di posisi elit kepemimpinan merupakan wujud aktualisasi diri, kesempatan yang besar kepada perempuan untuk menjadi pemimpin di organisasi-organisasi daerah .

Selanjutnya pemaparan materi oleh Muamar Riza Pahlevi selaku ketua KPU kabupaten Brebes, Pemimpin Perempuan adalah orang yang mengembang tugas dan tanggungjawab untuk memimpin dan bisa mempengaruhi orang yang di pimpinnya. Kepemimpinan Perempuan Di Daerah seperti Hj. Idza Priyanti Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Brebes Menjabat dua Periode, 2012-2017 dan 2017-2022. Partisipasi Politik Perempuan Pada Pemilu 2019, Jumlah Pemilih Perempuan 756,304 , Partisipasi 577,458 dengan Presentasi 76,35%, Semangat Kaum Perempuan patut mendapat apresiasi Bagaimana pun juga, semangat mereka dalam berpolitik, patut diacungi jempol Adapun kalah dan menang bagian dari seni dan strategi politik yang dimainkan para perempuan tersebut.

Ani Susilowati,SE. Selaku Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiah Kab.Brebes , Perempuan-perempuan Muda yang tergabung dalam wadah organisasi Nasyiatul Aisyiah merupakan Perempuan muda berkemajuan yang siap menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, Maka didalam Nasyiatul Aisyiyah sendiri kepemimpinan perempuan adalah keniscayaan, bukan menjadi sesuatu yang tabu. Karena perempuan dan laki-laki mempunyai peluang dan kesempatan yang sama dalam kepemimpinan di Masyarakat, pun ketika perempuan memiliki Peluang tertinggi sebagai Kepala Daerah, baik tingkat Daerah, Provinsi atau Justru Sebagai kepala Negara. Harapannya , tentang keterlibatan perempuan ada beberapa kendala seperti mengenai rasa percaya diri , untuk perempuan ketika semakin tinggi nya pendidikan perempuan maka semakin percaya diri .

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 6
    Komentar

    ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021

  3. 4
    Komentar
  4. 2
    Komentar