DILARANG MEROKOK DI MASJID (BAGIAN 1)

9 0 137
Gambar untuk DILARANG MEROKOK DI MASJID (BAGIAN 1)
𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡
𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗠𝗘𝗠𝗔𝗦𝗨𝗞𝗜 𝗞𝗔𝗪𝗔𝗦𝗔𝗡 𝗠𝗔𝗦𝗝𝗜𝗗 𝗥𝗔𝗬𝗔 𝗠𝗨𝗝𝗔𝗛𝗜𝗗𝗜𝗡

𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛𝗞𝗔𝗛 𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗦𝗛𝗔𝗟𝗔𝗧?

وَاَقِيْمِ الصَّلَوةَ اِنَّ الصَّلَوةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرَ
𝑨𝒓𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 : 𝑲𝒆𝒓𝒋𝒂𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒂𝒕 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒂𝒕 𝒊𝒕𝒖 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒆𝒈𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒓𝒃𝒖𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒋𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒖𝒏𝒌𝒂𝒓
(QS. Al-Ankabut : 45)

𝗕𝗘𝗥𝗦𝗜𝗞𝗔𝗣𝗟𝗔𝗛 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗦𝗢𝗣𝗔𝗡, 𝗧𝗨𝗧𝗨𝗣 𝗔𝗨𝗥𝗔𝗧 𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗠𝗣𝗨𝗥𝗡𝗔

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
𝑾𝒂𝒉𝒂𝒊 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂𝒎, 𝒑𝒂𝒌𝒂𝒊𝒍𝒂𝒉 𝒑𝒂𝒌𝒂𝒊𝒂𝒏𝒎𝒖 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒏𝒅𝒂𝒉 𝒅𝒊 𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂𝒑 (𝒎𝒆𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌𝒊) 𝒎𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅, 𝒎𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒊𝒏𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉, 𝒅𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉-𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉𝒂𝒏. 𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒌𝒂𝒊 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈-𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉𝒂𝒏.
(QS. Al-A'raf : 31)

Peraturan tambahan berkenaan dengan point di atas, Khusus untuk Pemotretan Foto /Perekaman Video Pra Wedding dan lain-lain di area Masjid Raya Mujahidin
1. Mengisi Lembaran Blangko Izin dari Sekretariat Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat
2. Mentaati/mematuhi aturan yang berlaku saat pemotretan/perekaman berlangsung, yaitu:
-Tidak diperkenankan melakukan pemotretan/perekaman Video di lantai Utama dan tangga naik ke lantai utama Masjid
- wajib berpakaian menutup aurat (Muslim/Muslimah)
- dalam pemotretan/perekaman tidak diperkenankan bergandengan tangan (Pra/Pasca Wedding)
-wajib melapor kepada SATPAM sebelum melakukan pemotretan/perekaman dengan menunjukkan Blangko Izin
- Melakukan Infaq untuk Masjid Raya Mujahidin (Slip terlampir).

𝗝𝗔𝗚𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗞𝗘𝗕𝗘𝗥𝗦𝗜𝗛𝗔𝗡 𝗗𝗔𝗡 𝗕𝗨𝗔𝗡𝗚𝗟𝗔𝗛 𝗦𝗔𝗠𝗣𝗔𝗛 𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗧𝗘𝗠𝗣𝗔𝗧𝗡𝗬𝗔

“𝑫𝒊𝒓𝒊𝒘𝒂𝒚𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑺𝒂’𝒂𝒅 𝒃𝒊𝒏 𝑨𝒃𝒊 𝑾𝒂𝒒𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒃𝒂𝒑𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂, 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑹𝒂𝒔𝒖𝒍𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉 ﷺ : 𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 ﷻ 𝒊𝒕𝒖 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑺𝒖𝒄𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒌𝒂𝒊 𝒉𝒂𝒍-𝒉𝒂𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒖𝒄𝒊, 𝑫𝒊𝒂 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑩𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒌𝒂𝒊 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉𝒂𝒏, 𝑫𝒊𝒂 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑴𝒖𝒍𝒊𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒌𝒂𝒊 𝒌𝒆𝒎𝒖𝒍𝒊𝒂𝒂𝒏, 𝑫𝒊𝒂 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑰𝒏𝒅𝒂𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒌𝒂𝒊 𝒌𝒆𝒊𝒏𝒅𝒂𝒉𝒂𝒏, 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕-𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕𝒎𝒖”
(HR. Tirmizi)

𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗘𝗥𝗢𝗞𝗢𝗞

Ulama Syafi’iyah seperti Ibnu ‘Alaan dalam kitab Syarh Riyadhis Sholihin dan Al Adzkar serta buku beliau lainnya menjelaskan akan haramnya rokok. Begitu pula ulama Syafi’iyah yang mengharamkan adalah Asy Syaikh ‘Abdur Rahim Al Ghozi, Ibrahim bin Jam’an serta ulama Syafi’iyah lainnya mengharamkan rokok.

Qalyubi (Ulama mazhab Syafi’I wafat: 1069 H) ia berkata dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh Al Mahalli, jilid I, hal. 69, “Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi. Oleh karena itu para Syaikh kami berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya“.

Ulama madzhab lainnya dari Malikiyah, Hanafiyah dan Hambali pun mengharamkannya. Artinya para ulama madzhab menyatakan rokok itu haram. Silakan lihat bahasan dalam kitab ‘Hukmu Ad Diin fil Lihyah wa Tadkhin’ (Hukum Islam dalam masalah jenggot dan rokok) yang disusun oleh Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali ‘Abdul Hamid Al Halabi hafizhohullah terbitan Al Maktabah Al Islamiyah hal. 42-44.

Di antara alasan haramnya rokok adalah dalil-dalil berikut ini.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
“𝑫𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒓𝒊𝒎𝒖 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒌𝒆 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒆𝒃𝒊𝒏𝒂𝒔𝒂𝒂𝒏“.
(QS. Al Baqarah: 195).

Bersambung :
https://atmago.com/berita-warga/dilarang-merokok-di-masjid-bagian-2_74b9b4b5-0fac-471b-861c-db35af8415c3

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat