Dapur Samilakor Sidodadi

3 0 335
Gambar untuk Dapur Samilakor Sidodadi
Setelah terlibat aktif menjadi relawan di dapur Samilakor HAPSARI,saatnya menebar kebaikan dengan berbagi ilmu bagaimana membuat minuman rempah Samilakor di kampung halaman. Meskipun hanya berbagi ilmu dengan tetangga sekitar,setidaknya bisa membantu orang yang sedang terpapar covid. Sehingga jika ada orang yang membutuhkan samilakor kami tidak perlu meminta Samilakor di dapur Samilakor HAPSARI lagi.

Berbekal pengalaman membuat samilakor di dapur samilakor HAPSARI, maka pada pertengan september yang lalu bersama dengan Tarmi salah seorang warga desa Sidodadi Ramunia dusun Perwira kec. Beringin kab. Deli Serdang kami membuat ramuan Herbal Samilako. Tarmi yang juga merupakan penyintas Covid-19, sudah membuktikan bagaimana Samilakor menolong dirinya dan keluarga yang terpapar Covid-19 jadi sembuh.

Saat itu Tarmi dan beberapa orang keluarganya mengalami deman,flu, batuk, tenggorokan sakit dan badan terasa sakit semua. Penyakit ini tidak hanya dialami oleh Tarmi saja, tetapi anak laki-lakinya, kakaknya yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Tarmi, ibunya yang sudah lansia serta adik iparnya. Tetapi kakak dan adik iparnya lebih beruntung karena mereka memiliki uang sehingga bisa berobat ke bidan dan dokter. Sementara Tarmi tidak memiliki uang sehingga tidak bisa berobat. Tarmi hanya minum obat yang dibeli di warung terdekat. Dan setelah seminggu tidak ada perubahan akhirnya Tarmi minta samilakor. Setelah minum samilakor selama 3 hari berturut-turut Tarmi sembuh. Sementara kakak dan adik iparnya yang sudah berobat ke bidan maupun dokter masih belum sembuh dan semakin parah. Akhirnya Tarmi berinisiatif minta diajari bagaimana membuat minuman herbal Samilakor.

Dengan modal uang dari Dapur Samilakor HAPSARI, kami membeli kebutuhan seperti jahe, kunyit, lemon, gula aren di pasar. Sedangkan untuk kebutuhan daun bambu kami minta dari dapur Samilakor HAPSARI. Untuk serai dan temulawak kami ambil dari ladang dibelakang rumah. Satu persatu bahan dibersikan di bawah air mengalir. Setelah itu bahan di rendam dengan air garam agar jamur yang ada dikulit jahe dan yang lainnya mati. Semua proses dicatat Tarmi dengan teliti, sehingga jika nanti bisa membuat samilakor sendiri.

Saat ini Tarmi sudah bisa membuat samilakor sendiri tanpa didampingi lagi. Bahkan beberapa hari yang lalu Tarmi membuat samilakor sendiri dan di jual ketetangga yang membutuhkan dengan harga Rp 5000 perbotol 200 ml.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    RTAR VII PMII Fak.Tarbiyah Lahirkan Nakhoda Baru