Cegah Stunting Dengan Pola Hidup Sehat

0 0 427
Gambar untuk Cegah Stunting Dengan Pola Hidup Sehat
Remaja putri yang menderita anemia ketika menjadi ibu hamil berisiko melahirkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan stunting

Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia.
Data SKRT tahun 2001 menunjukkan, prevalensi anemia pada remaja putri (usia 10-19 tahun) sebesar 30%

Asupan total zat besi anak perempuan usia 10-12 tahun hanya sebesar 5,4 mg/hari, lebih rendah daripada kebutuhan perhari sebesar 20 mg/hari

Bahaya Anemia?
Secara khusus anemia yang dialami remaja putri akan berdampak lebih serius karena:
- Remaja putri adalah para calon ibu yang akan hamil dan melahirkan seorang bayi
- Berisiko melahirkan prematur atau berat badan lahir rendah
- Berisiko mengalami keterlambatan perkembangan atau stunting
- Memperbesar risiko kematian ibu melahirkan

Oleh karena itu, untuk mencegah anemia:
- Makan makanan bergizi seimbang, tinggi protein, kaya zat besi
- Minum tablet tambah darah secara teratur Satu tablet setiap minggu
- Jangan lupa bush dan sayur kaya vitamin C, E, dan A
- Melakukan aktivitas fisik dan minum air putih 8 gelas per hari

Sumber: IndonesiaBaik (Kemkominfo RI)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    RTAR VII PMII Fak.Tarbiyah Lahirkan Nakhoda Baru