Bolehkah Terima Vaksin Saat Haid?

0 0 24
Gambar untuk Bolehkah Terima Vaksin Saat Haid?
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi memberikan penjelasan tentang vaksinasi saat seseorang sedang haid.

Keluhan Saat Haid
Vaksinasi COVID-19 terus digencarkan agar mencapai target sasaran. Namun, kemudian muncul pertanyaan terkait kondisi di mana seseorang boleh maupun tak boleh melakukan vaksin. Salah satunya, melakukan vaksin saat seseorang sedang haid, apakah dibolehkan?

Sebagian wanita biasanya merasakan tidak enak badan saat haid dengan gejala lemas, sakit kepala, perut nyeri dan kram, mual dan kembung, hingga demam. Meski akan mereda, muncul kekhawatiran bahwa vaksinasi COVID-19 saat haid justru bisa memperparah keluhan/gejala yang dirasakan. Benarkah demikian?

Vaksinasi Saat Haid
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan menjelaskannya. Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin tetap bisa dilaksanakan meskipun seseorang sedang datang bulan. Nadia menjelaskan jika terdapat keluhan lain maka vaksinasi bisa ditunda.

"Kalau ada keluhan lain selain haid tentunya ditunda sampai sakitnya atau nyerinya hilang ya. Karena itu (nyeri haid) biasanya 1-3 hari pertama saja" kata Nadia, Senin (19/4/2021).

Suhu Badan Normal
Selaras dengan pernyataan Juru Bicara COVID-19 Siti Nadia, mengutip sumber Telemedicine, mengenai keamanan dan boleh atau tidaknya suntik vaksin saat haid, dr. Dyah Novita Anggraini menyatakan vaksinasi COVID-19 boleh-boleh saja dilakukan. Tidak ada larangan kecuali seseorang demam yakni di atas 37,5 derajat Celsius.

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Kementerian Kesehatan melalui akun media sosial resminya memaparkan sejumlah hal terkait vaksinasi. Berupa di antaranya hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan sesudah vaksinasi.

Hal yang boleh dilakukan:
- Minum paracetamol jika demam, menggigil atau pegal-pegal setelah vaksinasi
- Cukupi kebutuhan nutrisi sebelum dan setelah vaksinasi
- Istirahat yang cukup sebelum vaksinasi
- Tetap beraktifitas dan mematuhi protocol kesehatan 3M

Hal yang tidak boleh dilakukan:
- Mengabaikan nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid)
- Mendatangi tempat pelayanan vaksinasi jika dalam kondisi tidak sehat
- Menekan, memijat atau menggosok lokasi bekas suntikan
- Menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis yang pertama
- Mengabaikan protokol kesehatan 3M sesudah vaksinasi

Sumber: Indonesia Baik (Kemkominfo RI)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar