Berkarya Di Tengah Pandemi Covid-19

2 1 605
Gambar untuk Berkarya Di Tengah Pandemi Covid-19
Bujak Lombok Tengah (22/07/2020)

Sanja adalah salah seorang pemuda dusun Bujak, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. Dia bekerja pada sebuah hotel yang berlokasi di kawasan wisata mandalika Kuta Lombok Tengah. Tugas yang diberikan kepadanya adalah sebagai bartender dan menangani pekerjaan lain seperti sebagai waiter ataupun guide. Dengan bekerja di hotel Sanja bisa menopang ekonomi keluarga walaupun gajinya tidak banyak. Dengan gaji yang diperoleh dia bisa membantu orang tuanya untuk membiayai hidup keluarga sehari-hari. Dia anak sulung dari dua bersaudara anak pasangan dari Azima dan Sumarni, dimana bapaknya bekerja sebagai pengerajin bambu seperti membuat kap lampu, asbak dan asesoris lain.

Walaupun gaji pas-pasan namun Sanja bekerja profesional, dia sosok pekerja yang disiplin, jujur dan ikhlas, sehingga dia sangat disayang oleh manajer hotel tempat dia kerja. Karena kedisiplinan dan rajin bekerja tidak jarang diberi tip diluar gaji bulanan. Dari hasil gaji yang diterimanya diapun dapat kredit motor guna membantu mobilitas kerjanya.

Setelah sekitar satu tahun empat bulan bekerja sebagai karyawan hotel, secara tiba-tiba pandemi covid-19 melanda tanah air khususnya Lombok Tengah. Sejak itu pariwisata Lombok Tengah mulai memburuk, kunjungan wisata ke Lombok baik wisatawan manca negara maupun lokal jumlahnya semakin menurun. Dampak dari hal tersebut banyak hotel yang tidak mampu menggaji kariawan-kariawannya sehingga karyawan-karyannyapun banyak yang dirumahkan termasuk Sanja.

Sekalipun dirumahkan, Sanja tidak berkecil hati karena dia menyadari bahwa setiap ujian yang diberikan oleh Allah pasti ada hikmah dibalik semua itu. Mengisi hari-harinya tinggal di rumah (stay home) Sanja terus berfikir dan merenung apa yang harus diperbuat untuk mengganti gaji yang kini telah hilang akibat dirumahkan, sementara kebutuhan hidup harus tetap dipenuhi dan angsuran motor wajib dibayar.

Akhirnya dari hasil perenungannya maka Sanja menutuskan untuk memanfaatkan bakat melukisnya sebagai salah satu alternatif untuk memecahkan persoalan hidup yang sedang dihadapi. Berawal dari iseng-iseng melukis foto seorang temannya dengan bahan kertas gambar dan pensil 2b dan diberi bingkai. Ternyata setiap teman-temannya yang datang bermain ke rumahnya, dan kebetulan melihat hasil karyanya, mereka rata-rata kagum karena lukisan tersebut kelihatan hidup dan mirip dengan obyek yang dilukisnya. Dengan demikian ada diantara temanya yang tertarik untuk memesan lukisan dirinya, dan ada juga teman Sanja yang menyarankan untuk meposting karya-karyanya di medsos seperti Facebook dengan tujuan siapa tahu banyak orang-orang di luar sana yang tertarik dan memesan lukisannya.

Bak ungkapan usang mengatakan kalau memang rezeki tidak lari kemana. Beberapa hari Sanja memosting lukisan hasil karyanya, pesananpun mengalir. Satu buah lukisan ukuran 10R sekalian bingkainya dibayar Rp. 150.000 sampai Rp. 200.000 perlukisan. Satu lukisan bisa jadi dalam tempo dua hari. Sanja terus berkreasi dengan melukis obyek-obyek lain seperti gambar binatang, gambar pemandangan di atas kanvas dan cat acrylic dengan ukuran 1m x 50 cm dan bisa dijual dari harga Rp. 500.000 sapai Rp. 1.000.000.

Dengan demikian dari hasil penjualan lukisan selama pandemi bisa menutupi kebutuhan sehari-hari dan membayar angsuran motornya. Sekarang Sanja sudah bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi sebagai dampak dari pandemi covid-19, dengan memanfaatkan kreatifitas dan keterampilan yang dimiliki serta didorong oleh semangat penuh optimisne.

Kesimpulannya bahwa hidup di era sekarang ini tidak boleh pasrah dengan keadaan serta berdiam diri dengan hanya berpangku tangan. Tetapi kita harus bangkit, kita harus optimis menjalani hidup dengan terus berfikir kreatif dan inovatif. Manfaatkan kelebihan-kelebihan ataupun keterampilan yang dimiliki. Bacalah peluang kerja yang bisa menghasilkan uang, karna Tuhan tidak akan pernah memberi rizki tampa usaha. Somoga tulisan ini dapat memberi inspirasi bagi para pembaca.

#Wargalawancovid19
#Madanicovid19

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Monte

Tamu
Semoga mendapat yg terbaik.. 💪💪
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Daftar CASN Pake Calo

  2. Formasi CASN 2021


Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    Formasi CASN 2021

  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar