AKSI Beraksi Bertajuk: "Peningkatan Pengelolàan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19"

4 1 472
Gambar untuk AKSI Beraksi Bertajuk: "Peningkatan Pengelolàan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19"
Praya, 27 Agustus 2020

Pandemi covid-19 masih saja berlanjut sampai saat ini sementara proses pembelajaran tidak boleh terhenti. Untuk menjaga eksistensi keberlangsungan proses pembelajaran tersebut, maka kepala sekolah sebagai pengelola satuan pendidikan harus terus berfikir tampa henti dan lelah untuk menemukan metote-metode efektif agar proses pembelajaran di masa pandemi ini tetap berjalan dengan baik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Asosiasi Kèpala Sekolah Indonesia (AKSI) Kabupayen Lombok Tengah berinisiatif menyelenggarakan Kegiatan Penguatan Tupoksi Kepala Sekolah dengàn tema "Meningkatkan Pengelolàan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 (Kamis, 27 Agustus 2020) di SMPN 1 Praya. Kegiatan ini dawali dengan arahan oleh Ketua Musawarah Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (MKKPS) Bapak Sayuti, M.Pd. Dalam arahan beliau bahwa kepala sekolah harus terus berfikir kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan permaslahan pembelajaran di tengah pandemi ini.

Informasi lain yang disampaikan beliau adalah terkait akreditasi sekolah di masa pandemi. Beliau menyampaikan bahwa "akreditasi di masa pandemi ini instrumen yang digunakan berbeda dengan instrumen sebelumnya. Untuk menguji validitas instrumen tersebut, maka waktu dekat ini akan diselenggaran piloting projek yang diikuti oleh sekitar tiga puluhan sekolah baik di tingkat SD maupun SMP yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.

Pada kesempatan berikutnya Bapak Kepala Bidang SMP Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan beberapa hal yang tidak jauh dari apa yang disampaikan oleh bapak pengawas sebelumnya. Beliau menyampaikan bahwa "sekalipun Covid-19 masih mewabah namun proses pembelajaran tidak boleh berhenti, olek karena itu beliau meminta kepada semua kepala sekolah untuk mencari cara atau metode - metode yang efektif agar kualitas proses pembelajaran tetap terjaga". Ada beberapa alternatif yang ditawarkan dalam penyelenggaràn proses pembelajaran mode daring (dalam jaringan/online), salah satunya adalah dengan memanfaatkan aplikasi Kelas Pintar (Smart Class), demikian imbuhnya.

Selanjutnya Bapak Kabid menyampaikan hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu terkait dengan penyelenggaraan KOSN, KO2SN, maupun FLS2N baik di tingkat SD maupun SMP. Kompetisi maupun kontestasi tersebut tetap akan dilaksanakan walaupun di tengah pandemi covid - 19. Pelaksanaan kompetisi dàn kontestasi tersebut akan dilaksanakan secara daring. Secara teknis bapak Kabid belum bisa menyampaikan karena juknis-nya belum turun. Kemudian diakhir sambutannya, beliau menyampaikan bahwa rapot mutu telah bisa dibuka. Beliau menyarankan kepada semua kepala sekolah untuk mem-print out rapor mutu masing-masing kemudian dianalisa sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan rapor mutu yang akan datang.

Bapak Kepala Bidang GTK yang turut hadir pada kegiatan AKSI, ikut memberikan pengarahan. Di awal arahannya, beliau menyampaikan bahwa tugas kepala sekolah sudah bukan lagi sebagai tugas tambahan sehingga menurut peraturan perundangan bahwa yang boleh menjadi kepala sekolah harus terseleksi dan melalui tahapan proses diklat. Khusus bagi kepala sekolah yang sedang menjabat namun belum mengikuti diklat maka wajib hukumnya mengikuti penguatan kepala sekolah.

Setelah proses - proses tersebut dilalui, maka setiap calon kepala sekolah akan memperoleh Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Dengan demikian bagi kepala sekolah yang telah mengantongi NUKS maka mereka memiliki hak untuk menjadi bagi kepala sekolah. Namun bagi yang belum memiliki NUKS walaupun sedang menjabat, maka konsekwensinya mereka tidak akan bisa terdaftar di Dapodik dan secara otomatis hak-hak sekolah tidak bisa terealisasi seperti dana BOS dan sebagainya.

Pada kesempatan terakhir Bapak Sekda Lombok Tengah DR. H. L Nursiah, M.Si menyampaikan beberapa hal diantaranya adalah setiap kepala satuan pendidikan memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan kualitas sekolah pada era penuh dengan kompetisi ini, kalau tidak maka sulit akan survive. Untuk meningkatkan kualitas sekolah tentu dengan selalu berupaya menyetarakan sekolah yang dipimpin dengan sekolah rujukan salah satunya SMP Negeri 1 Praya. Selanjutnya beliau (bapak sekda) menambahkan bahwa setiap kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang mumpuni agar mampu mensejajarkan diri dengan sekolah sekolah lain yang lebih maju.

Menurut Pak Sekda sebagai salah satu upaya untuk memecahkan persoalan-persoalan dalam rangka peningkatan kwalitas sekolah adalah melalui forum-forum diskusi seperti forum AKSI, MKKS atau MATA. Oleh sebab itu beliau menghimbau apabila lembaga-lembaga tersebut mengadakan pertemuan-pertemuan harus membawa isu yang kongkrit untuk didiskusikan. Jangan hanya datang kumpul-kumpul, makan terus pulang imbuh beliau.

Menutup sambutannya Bapak Sekda menyampaikan harapan beliau terkait dengan kebijakan bupati dan wakil Bupati pada periode berikutnya. Beliau berharap bahwa kalau sektor pendidikan mau maju maka musrenbang pendidikan juga harus dilakukan untuk membahas berbagai kebutuhan pendidikan seperti kebutuhan fasilitas, kebutuhan tenaga dan sebagainnya. Dan diakhir sambutanya Bapak Sekda juga berharap kepada bupati dan wakil bupati yang akan datang harus memiliki program untuk berkantor di desa-desa. Hal ini dimaksudkan dalam rangka percepatan dan pemerataan layanan terhadap masyarakat agar semua sektor dapat berkembang secara merata. (Zul)

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Budi

Tamu
Mantap , trimakasih info nya smoga pddikn d loteng semangkin maju walaupun dalam situasi covid, ttp semangat bpk ibu guru jgn cpek utk mendampingi anak2 dlm bljr
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Daftar CASN Pake Calo

  2. Formasi CASN 2021


Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    Formasi CASN 2021

  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar