"Phubbing" Vs " Silaturrahim "

1 4 493
Gambar untuk "Phubbing" Vs " Silaturrahim "
Kupang, 26 Oktober 2019 - Manusia sebagai mahluk sosial tentunya sangat tergantung dengan sesama mahluk lainnya. Sebagai aktualisasi dari sifat tersebut maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan saling mengunjungi atau bersilaturrahim.

Namun akhir-akhir ini nilai silaturrahim mulai berkurang karena dinamika kehidupan yang cendrung kepada sifat individualistik dan pengaruh teknologi. Kadang-kadang kita kesal ketika kita sedang kumpul bareng teman, karena waktu kebersamaan yang seharusnya diisi dengan bercanda, tukar informasi (share and care) ternyata justru disibukkan oleh gadged masing masing atau dengan bahasa krennya Phubbing.

Istilah Phubbing ini mulai dipopulerkan oleh agensi periklanan McCann dan kemudian ramai dibahas oleh media di seluruh dunia dan akhirnya resmi terdaftar dalam kamus Macquarie. Phubbing berasal dari kata "phone snubbing" yang artinya tindakan acuh tak acuh di dalam sebuah lingkungan karena lebih fokus pada gadget masing-masing dari pada membangun sebuah percakapan.

Mengoprasikan gadget untuk mengirim pesan atau mengubungi teman atau keluarga yang mungkin sangat penting memang sah-sah saja. Sekedar mengecek media sosial yang mungkin ada informasi penting terkait masalah pekerjaan tidak apa-apa. Asal, tidak dilakukan di tempat dan waktu yang mengharuskan kita untuk bersosialisasi dan bersilaturrahim di dunia nyata.

Untuk menghidari phubbing memang akan terasa sulit karena otak kita sudah terstruktur oleh aplikasi-aplikasi yang merangsang otak lebih-lebih dengan aplikasi game online. Ketika sudah bermain game maka rasa penasaran akan terpacu sehingga kita lupa waktu bahkan menjadi ketagihan. Kalau sudah demikian maka kompetensi sosial akan terus menurun bahkan akan merusak semangat silaturrahmi dan cendrung suka menyendiri.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut oleh kerena itu perlu adanya upaya-upaya kongkrit untuh menyembuhkan penyakit phubbing. Di bawah ini ada tip-tip untuk mengurangi bahkan berhenti dari phubbing ketika sedang bersilaturrahim atau bersosialisasi dalam kehidupan nyata. Ada beberapa tips untuk mengakhiri kebiasaan phubbing menurut situs (www.vistaeducation.com) antara lain:

1. Tahan diri untuk tidak update
Langkah pertama yang harus kita lakukan agar tidak menjadi 
tersangka maupun korban phubbing adalah berhenti update.

2. Kumpulkan Hp saat berkumpul
Buat kesepakatan untuk tidak menyentuh handphone ketika sedang berkumpul dan beri hukuman bagi siapa saja yang tidak tahan dan mengabil hanphone lebih dulu. Sebagai contoh hukuman bagi yang melanggar misalnya memberi traktiran atau apapun. Dengan begini, semua orang akan lebih fokus satu sama lain.

 3. Kumpul di tempat yang anti mainstram
Kemungkinan lain penyebab phubbing terjadi adalah kita berkumpul di tempat yang itu-itu saja. Karena merasa bosan, banyak dari kita yang mulai membuka handphone. Oleh kerena itu tempat berkumpul harus variatif. bersama bukan lagi dengan judul nongkrong. Bisa saja diganti dengan travelling bersama atau melakukan sebuah kegiatan sosial.

4. Jauh jauh dari Gadged
Langkah terakhir ini memang terlihat sedikit ekstrim. Tapi meletakkan gadged jauh-jauh dari dirimu memang sangat efektif. Atau jika sedikit susah, taruh gadged di dalam tas.

  4 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar