Yogyakarta kota bahari

Warga AtmaGo  di  Sewon, Bantul
28 October 2018, 05:07 WIB
4 0 296
Gambar untuk Yogyakarta kota bahari
Selama ini Yogyakarta dikenal dengan kota yang memiliki sejarah perjuangan NKRI, peninggalan Heritage dan budayanya..

Dengan kultur masyarakat yang sangat mengedepankan unggah ungguh/tata krama yang santun dalam berucap dan bersikap, yogyakarta juga dikenal sangat ramah, santun dan nyenengke (menyenangkan) orang orangnya.
ini adalah nilai-nilai adiluhung yang diwariskan nenek moyang.

Kraton sebagai pusat budaya masih berdiri dengan elok, dan menjadi tugas kita semua untuk menjaganya agar budaya kita sebagai Indonesia tidaklah luntur dan sirna.

DIY termasuk provinsi yang tidak terlalu banyak memiliki kabupaten, hanya terdiri dari satu kota dan 4 kabupaten.
Sleman disebelah utara berbatasan dengan Jawa tengah, Gunung kidul disebelah timur berbatasan dengan jawa tengah, Kulon progo disebelah barat berbatasan dengan Jawa tengah, Bantul disebelah selatan terletak diujung pulau jawa wilayah diy berbatasan dengan dua kabupaten dan kotamadya. dan kota Yogyakarta berada ditengah-tengah berbatasan dengan 4 kabupaten.

3 dari kabupaten di Diy memiliki garis pantai yang cukup panjang, berbatasan langsung dengan samudra hindia.

Samudra yang dikenal dengan keganasan ombaknya, dan seringkali menyapu bersih sepanjang pesisir ketika ombak besar, tetapi tidak menyurutkan keberanian para nelayan untuk berlayar.

yaa pantai-pantai disepanjang pesisir Diy memberikan keindahan tersendiri.
tidak sekedar pasir dan angin semilir, tetapi juga kekuatan alam yang terkadang membuat nyali sirna.

Samudra hindia yang dikenal sebagai laut kidul yang memiliki nilai filosofis sebagai ujung dari sumbu imajiner Yogyakarta.
menyimpan berjuta makna.

seperti halnya daerah pesisir diberbagai tempat, nelayan adalah profesi sebagian besar masyarakat sepanjang pantai.

berangkat dinihari, dan kembali lagi dipagi atau siang hari, tidak jarang terkadang ombak besar menjadi sahabat perjalanan mereka.

pemandangan perahu perahu nelayan yang berjuang menaklukkan ombak samudra hindia, untuk kembali ke bibir pantai.
timbul tenggelam mendebarkan.
hingga tiba menepi dan mendarat dipantai kemudian didorong bersama sama menunjukkan budaya gotong royong masyarakat pesisir.

Ketika datang dan melihat pemandangan kebersamaan dan juga membeli hasil tangkapan para nelayan yang masih segar, menjadi keasyikan tersendiri.

nahh... satu lagi cara menikmati kota ini...
yuuukkk ke lautttttt....
♥♥♥♥

sudah selayaknya jika diy disebut kota bahari kan....
Yogya pancen istimewa...


Ditulis oleh
Miftah Bachria Saadah, koordinator PADI komunitas perempuan adiluhung diy
bergiat di KOSETA. koperasi seniman dan budayawan Jogjakarta

tidak hanya menulis di media sosial,
beberapa tulisannya ada di buku antologi kebangsaan bersama teman seniman dan budayawan.
juga ada di buku bunga rampai nya kominfo diy.

senang menulis dan membaca puisi.
beberapa puisinya juga dibacakan diberbagai event.
terdapat di buku puisi Senja bersastra, buku cindera kata untuk JIBB Jogjakarta international batik bienalle 2018
juga sebagai host radio di program radio koseta.
di BARA FM, salah satu radio di Diy

juga sebagai relawan satgas PPA perlindungan perempuan dan anak diy, dan koordinator satgas PPA Bantul
dan penggiat Literasi untuk perempuan diy

  Komentar untuk Yogyakarta kota bahari

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!