Yogya Hapuskan Denda Pajak Bumi Bangunan untuk Tahun 1994-2018

19 July 2019, 22:04 WIB
3 0 153
Gambar untuk Yogya Hapuskan Denda Pajak Bumi Bangunan untuk Tahun 1994-2018
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta akan menghapus denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari tahun 1994-2018 untuk pembayaran per Agustus tahun ini.

Kebijakan ini didasari Peraturan Walikota dan hanya berlaku pada bulan Agustus untuk tahun ini. Saat ini di Kota Yogyakarta terdapat 282.976 wajib pajak. Adapun nilai denda sejak 2011 lalu jika ditotal mencapai Rp 27 miliar dan tunggakan pokok PBB sebanyak Rp 75 miliar.

BPKAD berharap kebijakan penghapusan tunggakan denda PBB ini dimanfaatkan masyarakat mengingat waktunya yang hanya satu bulan saja.

Yuk buruan manfaatkan kesempatan pembebasan denda pajak PBB ini sebaik-baiknya, hanya satu bulan loh guys!

Disarikan dari: Tempo

  Komentar untuk Yogya Hapuskan Denda Pajak Bumi Bangunan untuk Tahun 1994-2018

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  2. BANYUWANGI SIAGA BENCANA

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  10 Jan 2020
  3. Rahmat Effendi Terjun Langsung Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

    Indra Gunawan  di  Jatiasih, Bekasi Kota  |  12 Jan 2020
  4. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020