Yayasan SAPA Melakukan Konsultasi Riset dengan Dewan Eksekutif dan Tenaga Ahli Gubernur Jabar

4 0 97
Gambar untuk Yayasan SAPA Melakukan Konsultasi Riset dengan Dewan Eksekutif dan Tenaga Ahli Gubernur Jabar
Pada tanggal 9 Oktober 2020, Yayasan SAPA mengadakan pertemuan dengan Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Jawa Barat untuk mengkonsultasikan hasil kajian yang telah dilakukan dan menyepakati rumusan masalah, tujuan dan opsi alternatif tindakan terkait dengan implementasi perda dan pergub terhadap peningkatan kualitas layanan. Yayasan SAPA dan UN Women melalui program Safe and Fair telah melakukan serangkaian workshop terkait membangun mekanisme layanan bagi perempuan pekerja migran korban kekerasan dan perdagangan orang yang melibatkan pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten dan lembaga layanan masyarakat di Jawa Barat. Maka sebagai hasil rekomendasi dari beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, Yayasan SAPA bersama UN Women melaksanakan kajian tentang “Dampak Peraturan Daerah No. 3/2008 Dan Peraturan Gubernur No. 63/2014 terhadap Peningkatan Kualitas Layanan bagi Perempuan Korban Kekerasan termasuk Perempuan Pekerja Migran di Jawa Barat” sejak bulan Maret hingga November 2020. Kajian ini dilakukan di 5 wilayah di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bandung, Cirebon, Sukabumi, Majalengka, dan Provinsi Jawa Barat.

Dalam pertemuan yang dilakukan melalui virtual aplikasi Zoom ini, hadir sejumlah pihak yaitu Sri Mulyati (Sapa Institut), Ira Imelda M.Si (WCC Pasundan Durebang), Gandi Pawithan Ph.D (UNPAR), Indraswari Ph.D (UNPAR), Dr. Rulyusa Priyatno (UNPAR), Sri Wahyuni (Sapa Institut), Wawan Gunawan (Jakatarub), sebagai tim peneliti, lalu Antik Bintari sebagai Tenaga Ahli Gubernur bidang Perlindungan Perempuan dan Sri Pujiyanti sebagai Dewan Eksekutif Gubernur Jawa Barat.

Dari hasil diskusi ditemukan hal-hal yang perlu menjadi diperhatikan seperti, sosialisasi Perda Jabar No.3 tahun 2008, Penyusunan kebijakan yang mengatur mekanisme rujukan dan koordinasi lintas lembaga lintas wilayah dalam penanganan kasus KBG yang terjadi pada perempuan pekerja migran dan perempuan korban KBG dalam situasi normal dan pandemi COVID-19, Penyusunan Rapergub Jawa Barat tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Layanan Terpadu bagi Korban Perdagangan Orang dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak termasuk layanan dalam situasi normal, pandemi COVID-19 dan kejadian luar biasa lainnya, termasuk layanan rehabilitasi untuk keluarga dari stigma. Lalu harmonisasi Raperda Perlindungan Pekerja Migran dengan Perda Jabar No.3 tahun 2008, ini diperkuat analisis manfaat dan biaya untuk mempertegas irisan PMI dengan KBG, revisi Perda Jabar No.3 tahun 2008 dengan mempertimbangkan alokasi anggaran dan prosesnya, optimalisasi layanan UPTD P2TP2A Propinsi untuk layanan Korban KBG dan PPMI, pengawalan implementasi Rencana aksi daerah Jabar Tolak Kekerasan, dan optimalisasi peran desa dalam sosialisasi dan pengembangan layanan serta rujukan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  3 Dec 2020
  2. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  3. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  3. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  3 Dec 2020
  4. 1
    Komentar

    Jurus Jitu Camat Menurunkan Angka AKI-AKB

    Sarip Hidayatulloh  di  Parungkuda, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020