Workshop Jurnalisme Pemuda Pantura: Gerakan Positif Mewakili Desa

15 November 2019, 05:05 WIB
0 0 105
Gambar untuk Workshop Jurnalisme Pemuda Pantura: Gerakan Positif Mewakili Desa
PACIRAN – Kampus IAI Tarbiyatuth Tholabah (IAI Tabah), bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Tinggi Agama Islam Kementerian Agama (DIKTIS KEMENAG) dan didukung oleh Atmago menggelar Workshop Jurnalisme Pemuda Pantura dengan tema “Ayo Pemuda Tunjukkan Desamu'', Kamis, 14 November 2019. Para peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, citizen journalist sampai aparat pemerintah desa.

Workshop yang digelar di Kafe Kepo, Paciran ini merupakan tahap kedua setelah pelatihan online yang berlangsung beberapa hari sebelumnya. Target dari kegiatan ini untuk membangun kesadaran dan minat pemuda dalam berbagi berita positif di lingkungan local mereka.

Pembimbing dalam kegiatan seminar ini adalah Ibu Musrifah, M.Med.Kom., dan Ibu Zaimatur Rofi’ah, M.A. Keduanya adalah dosen di kampus IAI Tabah sekaligus penggagas kegiatan workshop ini.

Ada beberapa sesi yang dijalani selama pelatihan, yaitu sesi penyampaian materi, sesi praktik, dan terakhir pemberian piagam dan penghargaan. Saat sesi praktik dimulai, semua peserta dengan antusias menyaksikan video yang dijadikan bahan latihan penulisan berita. Nantinya, tulisan tersebut akan diunggah di akun media sosial masing-masing peserta.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemuda juga untuk pengembangan literasi,” ungkap Nur Rohman, salah satu peserta yang juga pengelola FP Kabar Paciran.

Sementara Mia dan Gita, peserta yang juga pelajar di SMA Manarul Qur’an, menyatakan jika kegiatan ini merupakan bagian dari usaha memberikan warisan terbaik bagi sejarah. “Karena, tulisan kita akan terus dibaca orang bahkan saat kita sudah tiada.” Pungkas Mia.

Atmago yang merupakan platform jurnalisme warga dengan lebih dari empat juta pengguna di Indonesia, membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para peserta untuk membagikan berita yang mereka tulis. Harapannya, berita-berita tersebut akan menjadi sarana warga bantu warga berbasis akurasi berita.

Terakhir, peserta yang mendapatkan penghargaan dari penyelenggara workshop adalah Trisna Yuliana (Blimbing) dan Fuad Efendi (Weru). Keduanya mendapatkan penghargaan atas konsistensi mereka dalam menulis berita selama tujuh hari dalam periode pelatihan online. Sedangkan Novi Agustina, peserta dari SMAN 1 Paciran, mewakili para peserta dalam penyerahan simbolik piagam dan penyematan pin seminar. (Arul)

  Komentar untuk Workshop Jurnalisme Pemuda Pantura: Gerakan Positif Mewakili Desa

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!