Wilayah Pengendalian Ketat Di Jakarta Pusat

7 June 2020, 17:20 WIB
4 0 24
Gambar untuk Wilayah Pengendalian Ketat Di Jakarta Pusat
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif membuka ruang aktivitas warga pada beberapa sektor.

Akan tetapi ada beberapa lokasi yang dikecualikan karena memiliki incident rate yang masih tinggi.

Jumlah Rukun Warga (RW) di Jakarta Pusat Ada 389.
Hanya 15 RW (3,85%) yang masih butuh pengendalian ketat, sementara 96,15% lainnya relatif terkendali.

Jakarta memiliki kemampuan mendeteksi penyebaran hingga ke level RW.

Sehingga ketika mengatakan gambaran umum, tetap perlu lihat juga di level mikronya.

Masih ada wilayah dengan peningkatan laju incident rate yang masih perlu menjadi perhatian khusus.

Penetapan Wilayah Pembatasan Ketat (WPK) bisa dinamis tergantung kasus yang terjadi.

Warga bisa memantau di :

https://corona.jakarta.go.id/id/zona-pengendalian


Source :

Humas Walikota Jakarta Pusat

  Komentar untuk Wilayah Pengendalian Ketat Di Jakarta Pusat

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. MOBIL TERTABRAK KERETA API DIPUCUK LAMONGAN

    Ulin Nuha  di  Pucuk, Lamongan  |  2 Jul 2020
  3. Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat Ibadah

    Hendra Gilang  di  Jakarta Pusat  |  1 Jul 2020
  4. Mengenal lebih dekat WARSIMAH GunungKetur Pakualaman di masa Covid-19

    E Ruslan  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  29 Jun 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. 1
    Komentar

    Pengumuman 20 Pemenang Survey COVID-19

    AtmaGo  di  Jakarta Pusat  |  4 Jul 2020
  3. 1
    Komentar

    Yuk Gunakan Kalkulator COVID19 Untuk Mengetahui Kondisi Kesehatanmu

    Muh Agung  di  Jakarta Barat  |  30 Jun 2020
  4. 1
    Komentar

    BLT DANA DESA TAHAP KE 2 DI DESA DADAPAN

    ahmad wahib  di  Solokuro, Lamongan  |  30 Jun 2020