Warga RW 15 Duren Jaya Resah Dengan Beroperasinya Warung Miras Oplosan

25909 medium img 20180521 235950
25910 medium img 20180522 000003
Maraknya penjualan miras (minuman keras) dan oplosan di wilayah bekasi kota sempat menjadi keluhan warga, akan tetapi hanya tidak ada respon positif dari pihak aparatur pemerintahan baik kelurahan maupun kecamatan, seperti halnya yang di keluhkan oleh warga masyarakat RW (Rukun Warga) 15 Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, terkait semakin berani tampil bebas bagi penjual Miras dan oplosan.

Dikatakan Dedi (38) Warga Lingkungan RW 15 menjelaskan, Sejak beredarnya bebas penjualan miras oplosan di lingkungan RW 15, kondisi lingkungan menjadi tidak aman karena banyak barang barang warga yang hilang seperti waktu itu burung dan sangkarnya, kaca spion mobil dan banyak lagi lainnya dampak yang ditimbulkan.

"warga sudah sempat mengadukan ke Kelurahan dan sempat menjadi pokok bahas an pada rapat minggon kecamatan, akan tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya untuk memberikan penindakan," jelasnya di kediamannya, Senin (21/5)

Dedi menambahkan tolong kepada pihak pihak keamanan yang ada di wilayah Kelurahan Duren jaya atau bekasi timur segera bertindak dan mengambil langkah preventif atau memusnahkan miras oplosan tersebut dari lingkungan RW 15.

"Hal ini juga bisa menularkan Virus negatif bagi remaja di sekitar lingkungan RW 15, tentunya menjadi tidak baik dalam hal keamanan lingkungan karena peredaran miras oplosan, walaupun diketahui yang membeli Miras dan Oplosan bukan dari remaja remaja lingkungan RW 15,"ungkapnya.

Sementara itu Sehffied pengurus Rw 15 menambahkan, kita selaku pengurus RW, pada prinsipnya Pengur RT (Rukun Tetangga) sudah membuat surat pernyataan yang di tanda tangani oleh Rt di wilayah RW 15 untuk ke kelurahan agar segera menindak penjualan miras oplosan tersebut.

"Sudah pusing sebagai pengurus RW, banyak dapat laporan dari warga dalam hal Kamtibmas, waktu itu pernah ada laporan warga yang baru pulang kerja di lakukan kurang menyenangkan oleh pembeli miras oplosan tersebut dan intinya selalu menganggu keamanan dan kenyamanan warga di lingkungan RW 15,"jelasnya.

Terakhir kami berharap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak ada maksud mengganggu usaha warga, akan tetapi tolong pihak terkait untuk melakukan langkah preventif. kepada pihak kelurahan dan kecamatan tolonglah surat keberatan warga yang telah di tanda tangani RT dan RW agar mendapat perhatian khusus," pungkasnya. [Redaksi Bekasi]

Komentar