Warga Pinta Gubernur Jawa Barat turun tangan atasi Limbah kali Bekasi.

34272 medium img 20180914 104906
Menanggapi kali Bekasi yang tidak temukan ketuntasan pemecahan permasalahannya, warga pinta Gubernur Jawa Barat turun tangan atasi permasalahan limbah di Kali Bekasi. Sebelumnya serangkaian kegiatan serta penanganan dari pemerintah Kota Bekasi beserta komunitas sudah beberapa kali terjun ke kali bekasi guna pengidentifikasian serta membantu mencari asal dari limbah tersebut. Dinas Kota Bekasi juga sudah memberikan surat peringatan kepada pabrik yang dengan sengaja membuang limbah tanpa pengolahan terlebih dahulu, namun sampai saat ini semua seperti sia-sia belaka.
Mendapat berlarut-larutnya kasus pencemaran limbah, Tugi warga yang tinggal di bantaran Kali bekasi pinta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turun tangan atasi permasalahan ini, tidak hanya melirik kalimalang saja.
"Jangan Kalimalang saja yang ditata, Kali Bekasi harus menjadi perhatian juga," ujarnya.
Sebelumnya iya juga menjelaskam jika banyak ikan sapu-sapu yang dikenal akrab serta kuat bertahan hidup di air keruh/kotor ikut mati lantaram tidak kuat dengan limbah yang sudah sangat parah.
"Sekarang ikan sapu-sapu yang notabene kuat hidup di berbagai kondisi air mati di Kali Bekasi," kata Tugi yang tinggal sejak kecil di bantaran Kali Bekasi wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara.
Rupa-rupanya bukan hanya Tugi saja yang pinta kejelasan kasus limbah kali Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi, juga ikut memintanya lewat surat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar melakukan intervensi perihal penanganan pencemaran Kali Bekasi. Pencemaran di kali itu dianggap cukup serius karena mengancam produksi air bersih bagi puluhan ribu keluarga.

"Karena Kali Bekasi hulunya berada di Bogor, sementara pencemaran pada umumnya berasal dari Cileungsi," kata Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Sugiono, Minggu (30/9).
Sudah dilihat 19 kali

Komentar