Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Bojonegara,

3 February 2019, 23:32 WIB
9 0 316
Gambar untuk Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Bojonegara,
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi 
  • Jenis masalah: Jalan
(3/1) Minggu, Kawasan Bojonegara-Puloampel termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang Provinsi Banten, yang memiliki luas wilayah keseluruhan sekitar 6.700,2 hektar dan dihuni hampir 75.000 jiwa. Bojonegara merupakan daerah kawasan industri, pabrik-pabrik banyak berdiri di kawasan ini. Proyek-proyek pertambangan bahkan reklamasi mulai menyentuh daerah ini. Namun sayangnya, sejauh ini industri-industri yang berkembang di Bojonegara masih kurang memperhatikan penanganan dampak lingkungan atau AMDAL. Ari Dailami selaku Ketua umum IKMBP mengatakan kegiatan penambangan batu dan pasir.
Aktivitas penambangan batu dan pasir dikawasan Bojonegara-Puloampel, Kabupaten Serang kian menghawatirkan, penambangan yang tak ramah lingkungan itu menyebabkan rusaknya bukit-bukit, gundulnya hutan serta makin minimnya ruang terbuka hijau. Di samping itu, pembabatan bukit-bukit yang dilakukan oleh para penambang sangat tidak bijak mengingat kawasan Bojonegara adalah daerah garis pantai, bukit-bukit dan pegunungan yang mengelilingi daerah tersebut selama ini menjadi pasak sekaligus juga sebagai jalur evakuasi jika ada bencana tsunami sewaktu-waktu. Kini bukit-bukit itu tak ada lagi, yang tersisa adalah tandai landai yang kian hari makin gersang.
Aktivitas pertambangan yang tak ramah lingkungan itu, juga mengakibatkan resapan air menjadi berkurang, drainase yang ada tersumbat oleh limbah kegiatan tambang. Akibatnya, ketika hujan lebat mengguyur, sejumblah ruas jalan utama terendam banjir. Seperti yang terjadi di Desa Puloampel kampung Candi, beberapa waktu lalu terjadi genangan air setinggi 50 cm, menyebabkan jalan tertutupi pasir, lumpur dan tumpukan sampah. (tambahnya)
Buntut panjang dari persoalan banjir ini adalah ketika jalanan yang terendam air hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan itu akhirnya akan merusak jalan (berlubang). Hal ini ditambah lagi dengan wara-wirinya kendaraan pengangkut hasil tambang, karena akibat aktifitas truk bertonase over load dan bagian- bagian kendaraan yang terbuat dari logam seperti velg, kenalpot dan sebagainya, menyumbang kerusakan jalan yang makin parah.
Efek dari jalan yang berlubang akan menimbulkan terjadinya kecelakaan, ditambah lagi jalan yang berlubang cukup dalam yang tergenang air yang menutupi jalan tersebut, sangatlah riskan apabila sepeda motor yang terperosok kelubang kemungkinan bisa tertabrak kendaraan yang dibelakangnya ataupun berakibat kecelakaan tunggal oleh karena jatuhnya speda motor kedalam lubang tersebut.(Redaksi) #wargabantuwarga

  Komentar untuk Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Bojonegara,

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!