Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Bojonegara,

48801 medium post 55294 32fc695b 86a8 4cc8 95cd e90fe4b1322e 2019 02 03t23 32 32.035 07 00 48802 medium post 55294 9d4b1c22 a6e8 4f38 b917 91baae1fdc5b 2019 02 03t23 32 32.670 07 00 48804 medium post 55294 a90399c8 5a88 4f75 9656 934c91de6bdf 2019 02 03t23 32 34.026 07 00 48803 medium post 55294 6b1bae82 78bb 448e 9bef cd2844b77c23 2019 02 03t23 32 33.330 07 00
Infra street  Jalan
(3/1) Minggu, Kawasan Bojonegara-Puloampel termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang Provinsi Banten, yang memiliki luas wilayah keseluruhan sekitar 6.700,2 hektar dan dihuni hampir 75.000 jiwa. Bojonegara merupakan daerah kawasan industri, pabrik-pabrik banyak berdiri di kawasan ini. Proyek-proyek pertambangan bahkan reklamasi mulai menyentuh daerah ini. Namun sayangnya, sejauh ini industri-industri yang berkembang di Bojonegara masih kurang memperhatikan penanganan dampak lingkungan atau AMDAL. Ari Dailami selaku Ketua umum IKMBP mengatakan kegiatan penambangan batu dan pasir.
Aktivitas penambangan batu dan pasir dikawasan Bojonegara-Puloampel, Kabupaten Serang kian menghawatirkan, penambangan yang tak ramah lingkungan itu menyebabkan rusaknya bukit-bukit, gundulnya hutan serta makin minimnya ruang terbuka hijau. Di samping itu, pembabatan bukit-bukit yang dilakukan oleh para penambang sangat tidak bijak mengingat kawasan Bojonegara adalah daerah garis pantai, bukit-bukit dan pegunungan yang mengelilingi daerah tersebut selama ini menjadi pasak sekaligus juga sebagai jalur evakuasi jika ada bencana tsunami sewaktu-waktu. Kini bukit-bukit itu tak ada lagi, yang tersisa adalah tandai landai yang kian hari makin gersang.
Aktivitas pertambangan yang tak ramah lingkungan itu, juga mengakibatkan resapan air menjadi berkurang, drainase yang ada tersumbat oleh limbah kegiatan tambang. Akibatnya, ketika hujan lebat mengguyur, sejumblah ruas jalan utama terendam banjir. Seperti yang terjadi di Desa Puloampel kampung Candi, beberapa waktu lalu terjadi genangan air setinggi 50 cm, menyebabkan jalan tertutupi pasir, lumpur dan tumpukan sampah. (tambahnya)
Buntut panjang dari persoalan banjir ini adalah ketika jalanan yang terendam air hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan itu akhirnya akan merusak jalan (berlubang). Hal ini ditambah lagi dengan wara-wirinya kendaraan pengangkut hasil tambang, karena akibat aktifitas truk bertonase over load dan bagian- bagian kendaraan yang terbuat dari logam seperti velg, kenalpot dan sebagainya, menyumbang kerusakan jalan yang makin parah.
Efek dari jalan yang berlubang akan menimbulkan terjadinya kecelakaan, ditambah lagi jalan yang berlubang cukup dalam yang tergenang air yang menutupi jalan tersebut, sangatlah riskan apabila sepeda motor yang terperosok kelubang kemungkinan bisa tertabrak kendaraan yang dibelakangnya ataupun berakibat kecelakaan tunggal oleh karena jatuhnya speda motor kedalam lubang tersebut.(Redaksi) #wargabantuwarga Terdapat laporan kerusakan jalan di sekitar Bojonegara, , harap warga yang berada disekitar lokasi untuk berhati Jalan - hati dan selalu waspada. Laporan ini dikirimkan oleh warga , mohon bantuannya untuk meneruskan ke pihak terkait.
Sudah dilihat 144 kali

Komentar