Warga Cibitung Keluhkan Aktivitas Truk Tanah

13103 medium 3606 images %282%29
Kabupaten Bekasi - Warga Kampung Sasak bakar, RT 001 RW 01 Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, mengeluhkan kondisi jalannya yang kini penuh dengan tanah akibat adanya proyek pengurukan.
Tanah yang berceceran, menyebabkan sepanjang jalan yang dilalui jadi berdebu. Sementara jika turun hujan, jalanan menjadi licin.”Jalanan jadi banyak debu,”kata salah seorang warga, Bojo Sanjaya (22).

Menurutnya, setiap habis hujan banyak pengendara yang terjatuh saat melintas di jalan tersebut. Pasalnya jalan sangat licin, banyak pengendara terprosok ke pinggir jalan. Bahkan sampai ada yang menabrak kendaraan lain.

“Kalau lagi di jalan ini, banyak pengendara yang terjatuh, kebanyakan kalau habis hujan. Apa lagi melintas di jalan ini, saat malem hari, kemungkinan besar pasti jatuh, karena kondisi jalan yang gelap dan licin,” ungkapnya.

Penuturan serupa disampaikan oleh warga Kampung Sasak bakar, RT01/01, desa kertamukti, Suyono (30). Menurutnya, aktivitas truk pengangkut tanah tersebut sudah dimulai sejak pertengahan bulan Mei lalu.

“Semenjak pengurukan dimulai, jalan jadi di penuhi debu, apa lagi kalau mobil pengangkut tanah lagi melintas, debu sampai berterbangan ,”keluhnya.

Menurutnya, seharusnya kendaraan tersebut harus melintas malam hari saat lalu lintas sepi. Selain itu juga, pekerja proyek tersebut harus tanggungjawab dengan membersihkan ceceran tanah yang jatuh dijalan.

“Seharusnya mobil pengangkut tanah, kalau mau bawah tanah di malam hari, kira-kira pukul 22:00, kondisi jalan sudah sepi, ini mah siang juga melintas. Kasihan pengendara lainnya, jalan jadi macet. Saya berharap, pemerintah setempat turun tangan menyelesaikan masalah ini,” tandasnya. (Gobekasi)

Sudah dilihat 120 kali

Komentar