Warga Cianjur Pakai Air Keruh Tutupi Kebutuhan Kemarau

4 2 197
Gambar untuk Warga Cianjur Pakai Air Keruh Tutupi Kebutuhan Kemarau
Oleh : Ananda Muhammad Firdaus

CIANJUR, AYOBOGOR.COM -- Warga di Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, mesti memanfaatkan air keruh dari kolam atau sungai untuk menutupi kebutuhan sehari-hari pasca kemarau melanda kawasan tersebut. Warga harus pasrah menggunakan air tersebut karena tak ada alternatif lain sejauh ini.

"Warga di Desa Cikadu terutama di Dusun Karyamukti dan Dusun Cilaku, sudah mengalami kekeringan sejak pertengahan puasa karena hujan tidak lagi turun sejak dua bulan terakhir," kata Abdul Gofur (32) warga Karyamukti pada wartawan, Selasa (16/7/2019).

Akibatnya tutur dia, sumur dan sumber air lain yang ada di kedua wilayah tersebut mengering. Sehingga membuat warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat ini, warga mengambil air ke sungai yang masih mengalir di wilayah tersebut, namun sebagian besar mengambil dari kolam penampungan yang sumbernya dari sungai kecil.

"Meski debit airnya tidak besar, namun kolam tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan air warga. Puluhan kepala keluarga dari kampung saya yang lokasinya paling jauh mengandalkan air dari kolam milik seorang warga di Dusun Cilaku," katanya.

Ia menuturkan, jarak tempuh menggunakan sepeda motor dari tempat tinggalnya sekitar 20 menit, sedangkan berjalan kaki mencapai satu jam, sehingga banyak warga yang menggunakan jasa ojek untuk mendapatkan air.

"Biasanya untuk sekali mengambil air sebanyak dua jerigen, warga harus membayar ongkos sebesar Rp 10 ribu. Di kolam penampungan, warga tidak dapat langsung membawa air, tapi harus mengantre hingga berjam-jam," katanya.

Untuk satu keluarga, tambah dia, biasanya membutuhkan empat sampai lima jerigen air setiap hari untuk mandi, mencuci, hingga masak dan minum. Meskipun air kolam sedikit keruh, namun warga terpaksa tetap menggunakannya.

"Meskipun airnya tidak jernih, belum ada warga yang mengeluh sakit seperti muntaber atau lainnya. Harapan warga jangan sampai ada yang sakit meskipun menggunakan air yang tidak jernih," katanya.

Sejak kesulitan mendapatkan air bersih, tutur dia, belum ada bantuan dari pemerintah seperti di wilayah lain yang mendapat pasokan air bersih dari instansi terkait seperti BPBD dan PDAM.

"Kalau rencana pihak desa, akan membangun embung air dan sumur bor yang biayanya akan diambil dari dana desa. Namun untuk saat ini, bantuan air besih dari pemerintah sangat kami harapkan," katanya.

Kabag Humas Setda Cianjur, Gagan Rosganda, mengatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan dan memberikan bantuan ke wilayah tersebut.

"Bukan hanya pasokan air bersih, tapi kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi lain, agar warga tidak mengalami kesulitan air saat kemarau tiba," katanya.

  2 Komentar

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terbaru

Berita Warga
26 menit lalu

Hiduplah Dengan Kebiasaan Baik

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Kramat Jati, Jakarta Timur

Terpopuler

  1. Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  3. 1
    Komentar

    Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020
  4. 0
    Komentar

    Antisipasi Longsor, Kali Baru Di Kelurahan Rawa Bunga Diturap

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Jatinegara, Jakarta Timur  |  1 Dec 2020