Wapada, Ponsel bisa meledak

49041 medium post 55517 adf86932 ede6 4694 8f75 d46691014c44 2019 02 06t06 10 32.987 07 00
Kasus ponsel meledak terjadi lagi, kali ini di Riau tepatnya di Kantor Gubernur Riau ruang kerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik yang ada di lantai dua. 1 korban alami Robek di Wajah. Dikutip dari Tribun Pekanbaru, insiden ponsel meledak ini terjadi pada Senin (4/2/2019).

Lebih tepatnya hal ini terjadi di ruang kerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Riau yang berada di lantai dua kantor Gubernur Riau. Diketahui jika korban bernama Nevia, salah satu pegawai Tenaga Harian Lepas (THL).
Kejadian ini terekam oleh cctv yang berada di ruangan tersebut.
Secara tiba-tiba, handphone yang diketahui bermerek Aldo tersebut meledak. Sontak itu membuat para pegawai yang lain pegawai terkejut, selanjutnyq Disaat kobaran api yang terlihat dari ponsel tersebut namun tidak berlangsung lama.
Dari kejadian tersebut, jelas menimbulkan kekhawatiran tersendiri, pasalnya anak-anak juga sangat dekat dengan gadjet tersebut. Namun untuk meminimalisir kejadian meledaknya ponsel terulang kembali, tidak ada salahnya mengetahui beberapa informasi di bawah ini.
Dikutip dari BabaMail, Berikut Grid.ID rangkum 5 penyebab ponsel meledak yang membahayakan tersebut

1. Menggunakan ponsel sembari mengisi daya
Para ahli bahkan juga dari pihak produsen selalu menganjurkan untuk tidak memakai ponsel ketika sedang mengisi daya.
Pengisian daya dalam baterai membutuhkan energi panas.
Sementara itu ponsel yang sedang digunakan juga menghasilkan panas.
Kedua kegiatan tersebut jika dilakukan secara bersamaan akan memicu ledakan baterai ponsel.

2. Tidak memakai charger yang asli atau bawaan

Pihak produsen selalu menganjurkan untuk memakai charger bawaan ponsel. Hal ini dilakukan karena tiap ponsel memiliki daya tahan yang berbeda.
Misalkan charger untuk tablet sangat tidak dianjurkan untuk digunakan ke ponsel atau smartphone biasa.
Hal ini bisa memicu daya berlebih yang masuk dan menimbulkan suhu panas yang terlalu tinggi.

3. Memakai baterai yang tidak sesuai spesifikasi ponsel

Saat baterai sudah rusak dan perlu penggantian, disarankan untuk mengganti yang ori sesuai merek ponsel tersebut. baterai KW/palsu memang hargajauh lebih murah, namun spesifikasi yang tidak sesuai bisa memicu kerusakan bahkan ledakan pada ponsel.

4. Baterai ponsel yang sudah rusak secara fisik


Baterai yang rusak secara fisik juga bisa membahayakan penggunanya.
Baterai yang menggelembung atau pecah harus segera diganti untuk menghindari ledakan yang terjadi.

5. Mengisi baterai terlalu lama

Ponsel jaman sekarang sudah dilengkapi dengan fitur pemutus aliran listrik otomatis. Namun berbeda dengan ponsel lawas yang belum memiliki fitur ini, dimohon untuk waspada ketika mengisi daya baterainya.

Sumber:
https://kurio.co/_cPtV3

vidio ponsel tersebut ada di link:
https://youtu.be/gYKJlO6LfHU
Sudah dilihat 97 kali

Komentar