WALHI: Banjir Sigi Akibat Dari Illegal Logging

8 May 2019, 19:18 WIB
5 0 446
Gambar untuk WALHI: Banjir Sigi Akibat Dari Illegal Logging
WALHI Sulawesi Tengah mendokumentasikan data sejak tahun 2011 hingga bulan April 2019, sudah terjadi 27 kali banjir. Rinciannya, Desa Salua 9 kali kejadian, Desa Pakuli 1 kali kejadian, Desa Bolapapu 1 kali kejadian, Desa Kapiroe 1 kali kejadian, Desa Sintuwu 1 kali kejadian, Desa Pombewe 1 kali kejadian. Selanjutnya, Desa Loru 1 kali kejadian, Desa Ngatabaru 1 kali kejadian, Desa Kaleke 1 kali kejadian, Desa Palolo 1 kali kejadian, Desa Sambo 1 kali kejadian. Selain itu, Desa Bangga 3 kali kejadian, Desa Walatana 1 kali kejadian, Desa Omu 1 kali kejadian, Desa Tuva 1 kali kejadian.

WALHI juga telah melakukan analis menggunakan citra satelit untuk memastikan jumlah kerusakan hutan dari tahun ke tahun. Walhi mendapati ada beberapa titik bukaan dan kerusakan parah di hulu sungai dan lereng gunung yang sangat dekat dengan aliran sungai yang ada di beberapa desa yang terdampak banjir. Artinya dulu pernah ada aktifitas ilegal logging di daerah ini.

Disarikan dari: Palu Poso

  Komentar untuk WALHI: Banjir Sigi Akibat Dari Illegal Logging

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. Warga Kampung Wirogunan Lakukan Mapping Wilayah untuk Penyusunan Masterplan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  20 Sep 2020
  3. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    LOMBA POTO HEBOH ALA FORUM CHARTER PROGRAM MADANI - SABADESA

    Abdul Azis  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  26 Sep 2020
  2. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar