Wacana Smartphone Tanpa IMEI Resmi Akan Diblokir

65353 medium img 20190703 134145
Kementrian Perindustrian (KEMENPERIN) tengah mengembangkan sistem identifikasi produk ponsel/smartphone ilegal yang dinamakan :
Device Identification, Registration and Blocking System (DIRBS).
Sistem ini dirancang sebagai upaya memvalidasi database nomor identitas asli ponsel/smartphone, yang biasa disebut :
International Mobile Equipment Identity (IMEI).


Langkah-langkah guna mengetahui nomor IMEI ponsel/smartphone yang kita pakai apakah legal atau ilegal.

1. Buka fitul caller/telepon, ketik kode : bintang pagar kosong enam pagar
( * # 06 # ) lalu tekan call.
akan muncul sederetan angka yang dinamakan IMEI, catat/copy angka tersebut dengan benar.

2. Buka aplikasi peramban/browser, masuk ke situs/website :
http://kemenperin.go.id/imei

3. Setelah laman/page situs terbuka, isi kolom/kotak kosong dengan nomor IMEI yang telah kita catat tadi, kemudian SIMPAN, akan tampil hasilnya, apakah ponsel/smartphone kita resmi atau tidaknya berdasarkan nomor IMEI yang terdaftar dalam database.

Akses situs http://kemenperin.go.id/imei
tersebut agak lambat, kemungkinan akibat tingginya traffik yang mengakses.

Menurut Bapak Hendrik Karosekali,
Sekretaris Jendral Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) :
"Setiap ponsel/smartphone saat terhubung ke operator, akan diperiksa oleh aplikasi DIRBS.
Apabila nomor IMEI-nya terdaftar, maka proses koneksi akan berlanjut, sedangkan jika tidak terdaftar, Proses koneksi akan dihentikan alias diputus".


Penulis sudah mencoba langsung, memeriksa nomor IMEI, hasilnya tidak terdaftar, karena ponsel/smartphone yang penulis pakai adalah ponsel bekas operator Docomo dan Softbank, Jepang, yang marak beredar di tanah air, karena spesifikasi teknisnya yang lengkap, performa mantap namun murah harganya.

Jika nanti, wacana ini benar-benar telah direalisasikan, tentu penulis harus mengganti dengan ponsel/smartphone yang nomor IMEI-nya telah diakui/resmi dalam database KEMENPERIN.


(DIRANGKUM DARI BERBAGAI SUMBER)
Sudah dilihat 236 kali

Komentar