Visi pembangunan fasilitas publik lewat mediasi

23738 medium foto doc kodim 0809 11042018b
KEDIRI. Rencana pembangunan embung di Dusun Sentul Desa Tirulor Kecamatan Gurah, setahap demi setahap mulai masuk babak baru, yaitu fokus pendanaan, objek irigasi dan pembebasan tanah. Arah menuju realisasi pembangunan embung, hari ini dilakukan tinjau lokasi oleh Danramil Gurah Kapten Inf Wiwid Wahyudi, Sekretaris Desa Sulaiman dan Kepala Dusun Sentul Kaseri, rabu (11/04/2018)

Sebagaimana informasi Kapten Inf Wiwid Wahyudi, lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi ini bakal dibangun embung ,embung ini nantinya akan membantu pengairan di lahan pertanian milik warga dengan cakupan luas sekitar 75 hektar. Disamping itu, tempat ini juga bakal menjadi objek wisata atau hiburan tersendiri bagi warga sekitar.

“Lahan yang akan dibangun cukup luas, yaitu sekitar 2.500 meter persegi, dan tidak hanya embung saja, nantinya akan ada icon baru yang bisa menjadi objek hiburan atau sekedar rekreasi lokal. Selain itu, keuntungan lain yang jelas-jelas berdampak besar, yaitu sekitar 75 hektar sawah warga akan terpasok air dari keberadaan embung yang nantinya dibangun,” jelasnya.

Permasalahan klasik terkait pembangunan embung ini ialah besarnya anggaran yang harus dikeluarkan ,dan diperkirakan dana yang dibutuhkan menembus angka Rp 600 juta ,dengan proses pembangunan bersumber dari dana desa, dalam rentang 3 tahun.

Selain itu, saluran irigasi sepanjang 500 meter masih dalam proses pengajuan ke Dinas PU Kediri ,dengan alokasi dana sebesar Rp 300 juta. Sedangkan proses pembebasan tanah yang melintasi rumah milik warga masih dalam proses mediasi antara pihak perencana dengan pihak pemilik tanah.

“Kita harap mediasi akan segera final, tidak ada lagi permasalahan dengan pemilik tanah. Semua kita bicarakan secara terbuka dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembebasan tanah ini. Sampai detik ini, belum ada saling klaim argumen mengenai proses pembebasan tanah,” ungkap Sulaiman.
Sudah dilihat 37 kali

Komentar