Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara

63997 medium post 68910 706c1262 2fcd 4572 8310 63c35af9c87c 2019 06 17t17 06 35.104 07 00
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menuntut artis Vanessa Angel dengan hukuman pidana enam bulan penjara, dalam kasus dugaan pelanggaran UU ITE terkait penyebaran konten asusila. 
"Menuntut terdakwa Vanessa Angel dengan pidana selama 6 bulan," kata salah satu JPU Sri Rahayu dalam sidang lanjutan di Ruang Garuda I, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (17/6). 
Vanessa, kata JPU, dianggap terbukti melanggar pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Menanggapi tuntutan tersebut, salah satu kuasa hukum artis film televisi tersebut, Abdul Malik mengatakan hukuman 6 bulan itu terlalu berat bagi Vanessa.

Nasional
MASUK DAFTAR
Home
Kanal
Nasional
Teknologi
Internasional
Hiburan
Ekonomi
Gaya Hidup
Olahraga
Lainnya
Infografis
Fokus
Foto
Kolom
Video
CNN TV
Aku & Jakarta
Indeks
Download Apps
Ikuti Kami
Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Hiburan Gaya Hidup Infografis Foto Video Fokus Kolom Terpopuler Indeks
Home Nasional Berita Hukum Kriminal
Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara
CNN Indonesia
Senin, 17/06/2019 16:28
Bagikan :

Terdakwa kasus porno Vanessa Angel dituntut 6 bulan penjara. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menuntut artis Vanessa Angel dengan hukuman pidana enam bulan penjara, dalam kasus dugaan pelanggaran UU ITE terkait penyebaran konten asusila. 
"Menuntut terdakwa Vanessa Angel dengan pidana selama 6 bulan," kata salah satu JPU Sri Rahayu dalam sidang lanjutan di Ruang Garuda I, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (17/6). 
Vanessa, kata JPU, dianggap terbukti melanggar pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Menanggapi tuntutan tersebut, salah satu kuasa hukum artis film televisi tersebut, Abdul Malik mengatakan hukuman 6 bulan itu terlalu berat bagi Vanessa.
Lihat juga:
 Vanessa Angel Yakin Tuntutan JPU Tak Melebihi Muncikari
Pasalnya, bila melihat fakta persidangan, saksi-saksi dari JPU yang semestinya memberikan keterangan, gagal dihadirkan, termasuk pria penyewa jasa prostitusi Rian Subroto. Ditambah lagi, ada sejumlah ahli yang keterangannya masuk dalam BAP polisi, malah absen di persidangan. 
"Tuntutan enam bulan buat kami itu berat sekali, karena fakta persidangan tidak ada saksi yang tahu, apalagi Rian Subroto tak ada, banyak (saksi) BAP dari polisi, yang juga tidak dihadirkan dalam persidangan," kata Malik usai persidangan. 
Dengan tuntutan tersebut, Malik pun mengaku akan mengajukan pembelaan atau pleidoi kliennya, pada sidang selanjutnya, yakni Kamis, (20/6) mendatang. 
"Mudah-mudahan nanti hari Kamis (20/6) kita akan buat pleidoi, kita akan terapkan semua, dan nanti majelis hakim istikharah, putusannya nanti Senin (24/6)," kata dia.
Ia tetap berharap, hakim nantinya bisa memberikan putusan bebas bagi Vanessa. Sebab diketahui, berdasarkan keterangan ahli Vanessa tak terbukti menyebarkan konten asusila sebagaimana yang dituduhkan selama ini.
Malik menambahkan, jika nantinya hakim tak memvonis bebas kliennya, maka tim pengacara berencana akan mengajukan judicial review atau uji materi soal UU ITE pasal 27 yang menjerat Vanessa ke Mahkamah Konstitusi (MK). 
"Kalau ini dikatakan bersalah, maka 200 juta masyarakat Indonesia ini akan sengsara semua karena chat pribadi akan membuat orang dipidana. Mungkin nanti ada tim lain, setelah putusan ini, kita akan ajukan gugatan review ke MK masalah putusan Vanessa ini," pungkasnya. 
Sudah dilihat 26 kali

Komentar