Usai Salat Dhuhur Berjamaah, Perawat Ini Alami Peristiwa Mengejutkan dalam Hidupnya

8591 medium 2212orang sholat
Suasana duka menyelimuti keluarga Fakih Efendi (40), warga DesaTaji RT 01 RW 02 Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.
Anak Fakih yang bernama Ahmad Ihya' Ulumudin Fakih (9) ditemukan meninggal di permukaan arus air Bengawan Solo, Senin (28/11/2016).
Saat ditemukan, korban tersangkut tanaman jagung yang terbawa arus air.
"Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," kata Kasubag Humas, AKP Suwarta kepada SURYA.co.id, Senin (28/11/2016).
Kejadian tragis ini berawal saat korban sedang menonton TV bersama orang tuanya.
Tak berapa lama kemudian, korban ditinggal salat Dhuhur berjamaah di masjid samping rumah.
Begitu selesai salat jamaah, Fakih Efendi pulang ke rumah namun korban sudah tidak ada di rumah, tempat semula melihat TV.
"Ada juga teman korban mencari untuk mengajak bermain,"kata Suwarta.
Mengetahui korban tidak ada di rumah, perasaan pria yang berprofesi sebagai perawat itu tidak enak.
Mereka lalu mencari hingga ke tanggul tepian Bengawan Solo yang tak jauh dari rumahnya.
Namun hanya ditemukan kaos warna merah dan celana training warna hijau serta sepasang sandal jepit milik korban.
Ditemukannya pakaian korban, semakin membuat shock orangtuanya.
Benar saja, korban ditemukan dalam posisi tersangkut tanaman jagung yang ada di permukaan luapan air Bengawan Solo dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Sudah dilihat 169 kali

Komentar