Usai hadapi Ujian Nasional, 11 pelajar SMK Masuk kantor polisi

56241 medium post 62281 fb0b52d8 0963 461a 94ab 00f2f7782137 2019 03 29t19 40 50.563 07 00
Usai rayakan Ujian Nasional (UN) 11 pelajar dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Binjai masuk kantor polisi.
Mereka ditangkap karena merusak mobil milik warga saat sedang konvoy gunakan sepeda motor merayakan berakhirnya ujian.
Kronologia kejadian berawal saat para pelajar bersenggolan dengan mobil tersebut. Bahkan, mereka juga diduga mengintimidasi dan melakukan penganiayaan terhadap pengemudi mobil sekira pukul 19.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting membenarkan kejadian itu.
“Malam saat perjalanan pulang ke Binjai, diduga mungkin ada teman mereka yang tersenggol oleh mobil Avanza berwarna hitam milik pelapor,” kata Syarif, Jumat (29/3).
Saat itu juga, salah seorang pelajar tiba-tiba memecahkan kaca mobil. Pertikaian pun terjadi. Namun pihak kepolisian bertindak cepat dan melerai mereka.
“Sebelas pelajar diinterogasi dan dibawa ke Polsek Sunggal. Mereka diamankan karena diduga melakukan penganiayaan dan pengerusakan mobil,” ungkap Syarif.
Korban bersama istri dan seorang anaknya berada di dalam mobil. Korban membuat laporan ke kantor polisi. Syarif mengaku, pihaknya juga akan memanggil pihak sekolah.
“Mungkin para pelajar yang menganiaya saat ini mau berdamai dengan korban. Yang penting, SOP sudah kita laksanakan, karena ini kan delik aduan. Kalau memang mereka mau berdamai, ya silahkan. Ajukan dengan pimpinan untuk pencabutan laporan,” pungkasnya.
Sumber:
JawaPos.com
foto ilustrasi
Sudah dilihat 332 kali

Komentar

  • 9472 new thumb 20160719 113855

    mudah-mudahan anak-anak ini menyadari kesalahannya.karna msh sangat panjang perjalanan mereka selanjutkan.sayang masa muda mereka jika hanya di isi dengan hal-hal yg tdk berguna seperti ini.