Ungkap Kecurangan UN, Siswi SMK Tewas Setelah Diintimidasi Guru Pelaku Kecurangan.

11779 medium data
Setelah menjalani perawatan selama 9 hari di RSUD Padangsidimpuan, Amelya Nasution (19), siswa SMK Negeri 3 Kota Padangsidimpuan yang minum racun rumput karena diintimidasi gurunya, mengembuskan napas terakhir pada, Senin (10/4). Isak tangis keluarga tak terbendung melihat tubuh Amelya yang terbaring kaku di Ruangan Salak, lantai II RSUD Kota Padangsidimpuan.

Yanwar Nasution (49), ayah korban meratapi kepergian anak kesayangannya. Yanwar menyesali kejadian yang menimpa anaknya. "Kenapa bisa seperti ini," ujarnya lirih.

Jenazah siswa Kelas XII dibawa ke rumah duka di Desa Bahal, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, pukul 12.00 WIB.

"Awalnya saya merasa tidak percaya setelah mendapatkan kabar Amelya sudah meninggal dunia," ujar Iddiyah  Annur (19) rekan korban yang juga mendapat intimidasi dalam kasus yang sama dari gurunya tersebut.

Selasa (4/4) Amelya nekad minum racun rumput setelah mendapat intimidasi karena mengungkap melalui jejaring medsos pemberian kunci jawaban UN oleh gurunya kepada murid lain.

Amelya beserta rekannya
Iddiya, dan Rini kemudian dipanggil oleh guru tersebut dan diancam akan memenjarakan Amelya selama 4 tahun dan membayar denda 750 juta rupiah.

Iddiya berharap pihak kepolisian secepatnya menindak guru yang sudah mengintimidasi dirinya dan Amelya sehingga menyebabkan kematian Amelya.
"Saya berharap agar guru itu ditindak secepatnya, gara-gara intimidasi itu, kawan saya minum racun," tegasnya.
Sudah dilihat 638 kali

Komentar

  • Missing avatar

    Tanggung pak, ajak duel aja guru kayak gitu, mati pun terhormat membela anak!