Ujung Tanduk Pembangunan Pekerja Bangunan

25 November 2015, 23:26 WIB
180 2 140
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Sudah selayaknya kit apresiasikan para pekerja bangunan yang selama ini dikenal dengan sebutan "Pahlawan tak di kenal",mereka bekerja keras jauh dari rumah,kampung,kota kelahiran hanya untuk bertahan hidup juga mennafkahi keluarganya tapi mereka jarang diperhatikan kebanyakan diperas tenaga mereka oleh perusahaan,mandor yang mengambil keuntungan lebih besar.Andaikan ada komunitas pekerja bangunan mungkin bisa diperjuangkan hak2 mereka agar setara dengan pekerja yanga lain,memang tidak dipungkiri ada sebagian pekerja yang merugikan,merusak nama. Pekerja bangunan tapi tidak semua seperti itu banyak yang menjaga nama baiknya,sungguh indah bila pekerja bangunan ada dalam satu wadah semua bersatu padu,menjaga kualitas,kejujuran,disiplin,tanggung jawab,profesional mungkin tidak akan dipandang sebelah mata...tidak semudah yang kita lihat pekerjaan bangunan itu banyak ketelitian,perhitungan,ketepatan,keterampilan yang mumpuni dibidangnya,,,Para Mandor juga tidak bisa semena2 kepada mereka..entah kapan pekerja bangunan mempunyai komunitas pekerja bangunan ?

  2 Komentar untuk Ujung Tanduk Pembangunan Pekerja Bangunan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Warga AtmaGo

Ya betul mungkin bila satu orang memulai untuk menaikkan para pekerja,jamsostek ada,peraturan dibuat seperti layaknya kita bekerja diluar negeri sepertinya hal itu akan mengangkat profesi itu sendiri juga perusahaan2 pun akan. Lebih waspada karena peraturan dibuat agar melindungi para pekerja,tapi para pekerja pun akan diseleksi selayaknya TKI dari kesehatan,keterampilannya semua agar tersalurkan sesuai keterampilan (keahlian) masing,,ini suatu prospek bagus untuk masa depan pekerja bangunan agar benar2 dihargai oleh orang banyak,karena keahlian bangunan tidak semudah yang kita lihat...www,facebook/pekerja bangunan.com

Warga AtmaGo

Sektor informal seperti pekerja bangunan banyak bekerja serabutan, apapun dikerjakan, kadang kerja kadang juga tidak. Kebanyakan bekerja sendiri dan tidak dinaungi oleh perusahaan ataupun koperasi, masing-masing berjalan sendiri-sendiri. Padahal sumbangsih mereka terhadap pembangunan sangatlah besar, tapi sama sekali tidak ada perlindungan apapun terhadap mereka apalagi jika terjadi kecelakaan kerja, paling diberi uang sukarela oleh majikan pemberi kerja karena tidak ada sistem asuransi dan jamsostek bagi mereka, miris sekali!