Uji Publik Hafalan Qur'an SD Islam Sa'adatuddarain

40557 medium img 20181104 wa0009 1

Hari ini sabtu 24 november 2018, SD Islam Sa’adatuddarain mengadakan Uji publik hafalan Qur’an 1 dan 2 juz. Kegiatan uji publik ini dipersiapkan beberapa bulan sebelumnya, dari 26 siswa dan siswi yang masuk seleksi, 12 orang lulus sampai ujian terakhir dan itu yang berhak mengikuti uji publik hari ini.

Pada acara sambutan, M.Tauhid,S.Pd. (Kepala SD Islam Sa'adatuddarain) menjelaskan, uji publik kali ini adalah kegiatan pertama dan akan menjadi kegiatan utama. Sejak tahun 2013 samapai 2017, belum pernah diadakan Uji Publik hafalan Qur'an untuk siswa/siswi, baik yang sudah menyelesaikan hafalan satu juz maupun lebih. "Ini adalah hasil nyata perjuangan para Asatiz dan Asatizah atau dewan guru Tahfiz", tandas beliau. Sejak tiga bulan yang lalu, sebanyak tujuhbelas anak penghafal dua juz dan sembilan anak penghafal 1 juz, diberikan bimbingan khusus, sampai akhirnya terpilihlah duabelas anak, enam penghafal dua juz dan enam penghafal satu juz, untuk maju mengikuti uji publik pada hari ini. Untuk semester genap ini, akan diberikan bimbingan yang lebih intensif lagi, begitu M.Tauhid menjelaskan.

Acara demi acara bergulir, sampailah keacara yang cukup mendebarkan. Acara uji publik dimana para peserta satu persatu harus menjawab tantangan menyambung ayat secara acak baik dari penguji utama maupun dari tamu undangan yang hadir pada kesempatan itu. Kali ini yang diundang sebagai Penguji Utama adalah Ustaz Azhar Hariadi, beliau adalah juri di tingkat provinsi pada acara Musabaqoh Al-Qur'an pada bidang Hifzil.

Ustaz Azhar mulai menguji hafalan dari penghafal dua juz lalu dilanjutkan kepada penghafal satu juz. Satu persatu pemegang tombak para Huffaz dibumi seribu masjid itu menunjukkan kebolehannya. "Luar biasa", begitu komentar beliau setelah peserta terakhir menjawab tantangannya, namun setelah itu beliau juga memberikan masukan dan arahan untuk peserta atas sedikit kekurangan, mungkin itu disebabkan oleh rasa gugup karena berada diatas panggung dan di depan ratusan hadirin.

Seru, ketika para hadirin yang sebagian besar dari unsur wali murid diberikan kesempatan untuk menguji para peserta. Berebut kesempatan, itulah yang terjadi. Ada wali murid yang menunjuk langsung peserta mana yang diinginkan untuk menjawab tantangannya, namun ada juga beberapa wali murid yang meminta ijin kepada pengelenggara untuk diberikan kesempatan, menguji anaknya sendiri.

Tidak sedikit para wali murid yang beruntung itu, meneteskan air mata terharu, ketika dipersilahkan naik kepanggung untuk mendampingi putra/putrinya menerima penghargaan dari lembaga.

Akhirnya ucapan syukur bergema, ketika segenap rangkaian acara terlampaui sudah.

SD Islam yang berada dibawah naungan yayasan Pondok Pesantren Sa’adatuddarain ini mempunyai visi menghadirkan Sejuta Huffaz di Bumi Seribu Masjid. Kegiatan uji publik hafalan Qur’an kali ini diharapkan akan menjadi pemompa semangat putra putri calon Hafiz Qur’an ini untuk lebih istiqomah dalam menambah dan mengulang hafalan, semoga ikhtiar "menghadirkan sejuta hafiz dibumi seribu masjid” ini, segera terwujud, Aamiin.
Sudah dilihat 42 kali

Komentar