Trend Penggunaan Viagra Membantu Atau Membahayakan?

23 January 2019, 14:18 WIB
3 0 120
Gambar untuk Trend Penggunaan Viagra Membantu Atau Membahayakan?
Assalamualaikum Atmaguys, selamat mendung mendung manja bagi warga Jakarta. Hari ini saya akan berbagi mengenai seksualitas dalam sebuah kasus kesehatan ya. Khususnya bagi pria.

Bagi pria, memiliki kualitas ereksi yang baik di atas ranjang akan membuat mereka merasa percaya diri. Dengan kualitas ini mereka bisa melakukan penetrasi dengan mudah dan memberikan seks yang hebat.

Sayangnya, gangguan ereksi sering muncul dan menghancurkan semuanya. Pria jadi susah berhubungan badan dan kehidupan seksualnya jadi terganggu. Bahkan kepercayaan diri pun ikut menurun dan tidak jarang menimbulkan depresi.

Salah satu cara instan yang sering dilakukan oleh pria adalah menenggak pil biru atau Viagra. Namun sebagian besar pria hanya mengetahui manfaat viagra tanpa mengetahui efek samping dan dampak berbahayanya jika di konsumsi rutin tanpa resep dokter. Ini karena viagra sesungguhnya adalah obat penyakit, bukan suplemen vitamin. Itulah mengapa kebanyakan orang yang minum obat viagra adalah orang paruh baya atau lansia yang punya kondisi kesehatan tertentu. 

Penyebab banyak orang muda–bahkan remaja–minum viagra salah satunya adalah ingin coba-coba. Menurut Dr. Sari Locker, pakar seks dari Columbia University, orang muda yang minum obat viagra mengharapkan adanya potensi peningkatan performa seksual mereka.

Mereka juga mengira kalau obat ini bisa membuat mereka lebih jago dan bertahan lebih lama saat berhubungan intim. Padahal, sebetulnya bukan itu fungsi viagra.

Dr. Locker mengatakan bahwa menggunakan viagra sembarangan, atau hanya sebagai penunjang performa seks, bisa menimbulkan bahaya pada kesehatan. Berikut beberapa bahaya akibat penggunaan viagra ;

1. Penis bengkak dan rusak

Viagra akan mencegah tubuh memproduksi enzim bernama phosphodiesterase tipe 5. Enzim ini biasanya digunakan tubuh untuk mengeluarkan darah dari penis saat ereksi terjadi.

Kalau darah tidak bisa kembali, ereksi yang dirasakan akan berjalan cukup lama dan penis jadi bengkak, rusak, dan sakit saat dipegang.

 
2. Sakit kepala yang tidak tertahankan

Rasa pusing yang muncul saat mengonsumsi Viagra terjadi karena ada peningkatan tekanan darah dan nitric oxide. Kalau Anda alami pusing tidak tertahankan lebih baik konsultasi dokter dahulu sebelum menggunakannya.

3. Masalah pencernaan

Efek samping dari obat yang bisa mengatasi ereksi dengan instan adalah diare dan gangguan pencernaan lainnya. Oleh karena itu, saat menggunakan obat ini disarankan untuk tidak makan pedas, asam, atau makanan yang memicu gangguan perut.

4. Pusing yang berkelanjutan

Pusing dan sakit kepala sedikit berbeda. Pusing biasanya ringan dan kerap muncul berkali-kali. Rasa pusing ini juga bisa memicu pengguna Viagra ingin muntah dan mual berkali-kali.

5. Gangguan penglihatan

Konsumsi Viagra atau obat sejenis secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pada penglihatan. Setelah memakai obat, mata akan sedikit berkunang-kunang atau pandangan sedikit kabur.

Beberapa pria juga bisa mengalami kebutaan selama beberapa saat dan susah kembali. Pada kondisi ini rujukan ke dokter sangat dianjurkan.

6. Rasa sakit di sekujur tubuh

Saat menggunakan Viagra, tubuh juga akan mengalami sakit di beberapa bagian khususnya persendian. Beberapa pria mengaku mengalami nyeri di punggung setelah menggunakan Viagra.

Kondisi ini biasanya akan membaik seiring dengan berjalannya waktu. Rasa sakit juga bisa diatasi dengan obat pereda nyeri. Kalau sakit tidak kunjung reda, segera hubungi dokter.

7. Bercak ruam merah pada tubuh

Setelah menenggak obat penyembuh impotensi ini tubuh pria akan muncul bercak merah. Bercak ini biasanya muncul di beberapa bagian kulit dengan derajat keparahan yang berbeda-beda.

Ada yang hanya merah saja dengan sedikit rasa perih, ada yang sampai memar dan lecet sehingga penyembuhan harus segara dilakukan. Oh ya, bercak merah ini biasanya akan semakin parah kalau pria terpapar sinar matahari dan makan makanan yang terlalu pedas.

8. Serangan jantung

Bagi beberapa orang dengan kondisi jantung tertentu, penggunaan viagra dalam jangka waktu panjang dan tidak teratur dapat menimbulkan serangan jantung bahkan stroke

9. Mengalami Priapisme

Tak jarang, penggunaan viagra sebelum berhubungan seksual dapat menyebabkan pria mengalami priapisme, yaitu kondisi dimana penis menegang selama berjam tanpa henti dan menyakitkan. Resiko terbesar dari hal ini adalah penis mengalami kerusakan secara permanen.

10. Ketergantungan Psikologis

Tidak hanya merugikan secara fisik ya, viagra juga merugikan penggunanya dari segi psikologis. Kenapa? Karena pria bisa saja menjadi tidak percaya bahwa dirinya dapat melakukan hubungan seksual tanpa bantuan viagra.

Dijelaskan dalam sebuah artikel Biopsychiatry yang diterbitkan pada tahun 2004, jika pria yang sebenarnya tidak memiliki masalah disfungsi ereksi bisa saja menggunakan viagra sebagai tujuan rekreasi, yang akibatnya menimbulkan ketergantungan psikologis.

Viagra bukanlah suplemen yang bisa kita minum saat membutuhkannya sewaktu-waktu. Viagra juga bukan obat untuk bersenang-senang, ia adalah obat yang tidak bisa disepelekan dampak negatifnya. Untuk itu, sebelum memutuskan mengonsumsi viagra, ada baiknya Atmaguys meminta saran dan pendapat dokter kepercayaan kalian ya.


Referensi :

https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/d-1985672/hati-hati-ini-efek-samping-dari-si-obat-kuat-viagra

https://www.sehatki.com/efek-samping-viagra.htm

https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/orang-muda-minum-obat-viagra/

https://doktersehat.com/efek-samping-viagra/

  Komentar untuk Trend Penggunaan Viagra Membantu Atau Membahayakan?

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!