TRADISI TINGKEPAN "WALIMATUL HAMLI"

27797 medium 36692335 1159528524188593 3004912742671843328 o
TRADISI TINGKEPAN - WALIMATUL HAMLI
Merupakan tradisi Islam di Nusantara khususnya tanah jawa. acara kumpul-kumpul ini dilaksanakan tatkala kandungan seorang perempuan masuk usia Tujuh bulan.
Shohibul hajat biasanya mengundang tetangga, jamaah pengajian setempat.
Adapaun prosesi acara tingkepan ini biasanya tiap daerah pasti berbeda pula uba rampenya dengan kata lain 'desa mawa cara negara mawa tata'.
Di daerah pantura biasanya acara ini diisi dengan pembacaan surat Maryam dan surat yusuf tafa'ulan kelak anak yg lahir jika laki-laki menjadi sholeh, ganteng seperti Nabi Yusuf, jika perempuan cantik dan sholehah seperti Siti Maryam. adapula diisi dengan pembacaan Yasin Tahlil, Mujahadah dan doa untuk kebaikan Ibu yang mengandung beserta janinnya. unik lagi didaerah Yogyakarta biasanya setelah pengajian disambung dg kenduri sedekah yang diwujudkan beraneka macam makanan khususnya nasi tumpeng yg berjumlah tujuh buah bersama itu pula diluar rumah keluarga melepaskan seekor ayam yg jadi objek rebutan.
Cara-cara yang berbeda dalam acara Tingkepan tidak menghilangkan substansi nilai-nilai agama yang luhur yaitu shodaqoh dan berdo'a memohon kepada Allah SWT sang Khaliq agar kelak saat tiba waktunya kelahiran Ibu dan bayi diberi keselamatan lahir dan batin, dijauhkan dari segala marabahaya dan yang terpenting anaknya kelak menjadi orang sholih sekaligus muslih.
Acara tingkepan juga merupakan ikhtiyar mendidik anak sejak dini, mengenalkan nilai-nilai agama yg mulia sebelum ia hadir di dunia.
Inilah khazanah Kebudayaan nusantara yang telah berasimilasi dg nilai-nilai Islami.

Sumber: Ustadz Nur Kholidin, S.Pd.I (Tanfidziyah MWC NU Semanu)
Sudah dilihat 87 kali

Komentar