Tradisi Ngejot di Lombok, Berbagi Saat Hari Raya Idul Fitri

63114 medium tradisi ngejot di lombok  berbagi saat hari raya idul fitri
Tiap daerah di Indonesia punya cara tersendiri merayakan Idul Fitri. Seperti Lombok, ada tradisi Ngejot. Apa itu?

Ngejot adalah bentuk silaturahmi dengan cara saling berbagi rezeki. Tradisi ini ada di Desa Lenek, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Ngejot biasa dilakukan satu hari jelang Lebaran atau di moment Hari Raya Idul Fitri.

Ngejot berasal dari kata 'jot' yang dalam bahasa Sasak Desa Lenek berarti datang atau dalam bahasa Arab berarti silaturahmi. Ngejot itu sendiri berarti mendatangi atau bersilaturahmi.

Ngejot dilakukan dengan membawa berbagai macam makanan serta jajanan khas Paer Lenek dalam satu wadah dulang yang disebut Sampak. Jika sefang memiliki rezeki berlebih ada juga warga yang membawa kain dan mukena yang ditaruh dalam Sampak.

Sesajian itu kemudian dipersembahkan kepada kedua orang tua, mertua, tetangga terdekat, pemimpin, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Penyerahan sesaji dilakukan sekaligus dengan ucapan permintaan maaf kepada orang tua, mertua keluarga dan atau kepada orang yang diberikan dulang.

Disarikan dari: Detik Travel
Sudah dilihat 39 kali

Komentar