TPPAS Canggih Lutut-Nambo Tampung 1.800 Ton Sampah Setiap Hari

43579 medium tppas
Oleh Husnul Khatimah

KLAPANUNGGAL, AYOBOGOR.COM--Jika sesuai target, tahun 2020 Jawa Barat akan memiliki Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) dengan teknologi mengolah sampah menjadi alternatif bahan bakar batu bara di Desa Nambo dan Lutut, Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan TPPAS canggih tersebut nantinya akan dapat menampung sebanyak 1800 ton sampah setiap harinya.

"Maksimal sehari penampungan 1800 ton tapi untuk hitungan sekarang ini. Selama belasan tahun ke depan 1600 ton, tapi kalau suplainya lebih fasilitas ini masih bisa menampung 1800 ton per hari," ujar pria yang akrab disapa Emil itu usai ground breaking TPPAS Lutut-Nambo, Jumat (21/12/2018).

TPPAS Nambo akan digunakan untuk menampung pengolahan dan pemrosesan sampah dari empat daerah yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Tanggerang Selatan.

"Ini digunakan untuk regional Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok dan Tanggerang Selatan. Pada dasarnya kita tidak ego wilayah yang penting masalah lingkungan hidup ini kita kelola secara bersama," kata Emil.

Menurutnya, jika dalam perkembangannya TPPAS Lutut-Nambo berfungsi dengan baik maka tidak menutup kemungkinan untuk bisa menampung pengolahan dan pemrosesan sampah dari daerah lainnya.

"Setiap daerah yang mau masuk kesini (buang sampah) bayar Rp125.000 per-ton dan ada kenaikan sesuai inflasi. Harganya sesuai MOU yang disepakati masing-masing daerah dengan Pemrov Jabar sebagai pengelola," kata Emil.

Untuk diketahui di TPPAS Nambo sampah akan diolah menjadi bahan bakar alternatif atau lazim disebut Refuse Derived Fueld (RDF) yang dapat dimanfaatkan oleh industri semen sebagai pengganti batu bara.

Bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah tersebut nantinya akan dijual belikan kepada industri yang membutuhkan. Saat ini PT. Indocement yang berada tak jauh dari lokasi TPPAS Lutut-Nambo akan menjadi pelanggan RDF.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
Sudah dilihat 62 kali

Komentar