Tips Uban Tidak Cepat Tumbuh

24203 medium sheib



Uban atau rambut putih tidak selalu identik dengan faktor usia.Banyak juga mereka yang Masih muda namun sudah beruban. Sebagian orang, uban menjadi hal menakutkan karena menandakan usia yang semakin menua dan ini dianggap mengganggu penampilan.
Beberapa orang panik ketika melihat helai putih lebih banyak di usia 20-an. Tak jarang orang memilih menyemir rambut mereka dengan berbagai warna untuk menyamarkan uban mereka.
Namun, sebenarnya ada sejumlah cara untuk memperlambat hadirnya helaian rambut berwarna putih itu. Berikut diantaranya:
1. Cukup nutrisi
Kekurangan nutrisi tertentu bisa mempercepat proses munculnya uban. Para ahli sering mencatat kadar vitamin B12, tembaga, dan seng yang rendah sebagai penyebab yang mungkin.

2. Tidak stres
Jika Anda menghabiskan banyak waktu dan energi untuk khawatir, Anda cenderung kehilangan rambut Anda. Penelitian ilmiah memang belum menemukan kaitan langsung tetapi banyak ahli yang menduga bahwa stres memainkan peran memunculkan uban.

3. Berhenti merokok
Merokok dapat mempercepat penuaan di berbagai bagian tubuh, termasuk rambut Anda. Penelitian telah mengaitkan riwayat panjang merokok dengan hilangnya pigmentasi rambut. Sebuah studi pada 2013 menemukan hubungan antara uban sebelum usia 30 dan merokok.

4. Tes tiroid Anda
Disfungsi kelenjar tiroid yang tidak diobati dapat menyebabkan akselerasi warna abu-abu serta melemahkan rambut.
Menurut sebuah penelitian, hormon tiroid mengubah fungsi folikel rambut manusia. Pasien yang menderita hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif) memiliki batang rambut yang "menunjukkan penurunan kekuatan tarik secara substansial".
Sementara pasien hipotiroidisme (tiroid yang kurang aktif) mungkin mengalami "rambut kering, rapuh, dan kusam."
Peneliti menduga mereka yang mengalami penuaan dini harus diuji dan menerima perawatan jika diperlukan. Uji hormon tiroid (TH) dikatakan bisa membantu untuk beberapa pasien. Semoga bermanfaat. Ayo share beragam tips menarik lainnya di AtmaGo, warga bantu warga. (Medical Daily)
Sudah dilihat 51 kali

Komentar