Tips Turunkan Berat Badan Usai Lebaran

26899 medium posting 2 210618


Lebaran tiba, pola makanpun berubah. Seolah lepas dari kekangan, ragam hidangan dan pantangan pun disantap tanpa jeda. Ada yang bergumam, “Tidak apa-apa, tidak tiap hari, hanya setahun sekali.” Namun, lepas dari itu, sudahkah Anda menimbang berat badan usai Lebaran? Meski Anda berpuasa sebulan lamanya, tapi tak sedikit orang justru mengalami peningkatan berat badan akibat pola makan tidak sehat yang dikombinasikan dengan malas berolahraga. Tak berhenti di situ, saat Lebaran biasanya orang-orang akan lepas kendali dengan menyantap sajian khas Lebaran. Tak heran setelah Lebaran yang didapat adalah lingkar pinggang yang melebar. Ada baiknya kita simak tips berikut:
1. Tidak ngemil
Sebenarnya, asalkan Anda menghilangkan kebiasaan ngemil setiap hari, yang berarti hanya mengandalkan makan besar tiga kali sehari, otomatis berat badan Anda akan menurun. Camilan yang dikonsumsi di antara waktu makan besar tersebut biasanya menjadi biang keladi naiknya berat badan.
2. Makan sedikit tapi sering
Apabila Anda kesulitan mengendalikan nafsu makan yang berlebihan, Anda dapat mengubah strategi pola makan Anda. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering. Jika Anda biasanya makan tiga kali sehari dalam porsi biasa - kemudian ada waktu ngemil di antara jam-jam makan besar - cobalah untuk membagi tiga kali porsi makan tersebut menjadi 5-6 kali makan dengan porsi yang lebih kecil.
Makan dalam jumlah yang sedikit tapi sering, dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan, sehingga Anda tidak tergoda untuk ngemil. Selain itu, pola makan tersebut juga dapat mengondisikan lambung merasa cukup dengan porsi makan yang sedikit.
3. Kurangi makanan yang manis dan berlemak
Makanan yang berlemak serta makanan dan minuman manis adalah penyumbang kalori utama. Tak hanya itu, jenis makanan tersebut juga merupakan biang kerok berbagai penyakit seperti diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, stroke, serta penyakit jantung. Oleh karena itu, kurangi makanan yang digoreng, daging berlemak, makanan laut (kecuali ikan), telur puyuh, aneka kue, keripik, dan minuman kemasan yang diberi tambahan gula.
4. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
Jika poin-poin di atas berbicara tentang pembatasan konsumsi makanan tertentu, tapi khusus sayur dan buah konsumsinya harus ditambah. Selain baik untuk pencernaan, sayur dan buah juga dapat membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga Anda pun tidak tergoda untuk ngemil atau makan dalam porsi banyak.
5. Olahraga secara teratur
Menjaga pola makan yang sehat dan bergizi memang hukumnya wajib untuk menurunkan berat badan. Namun, Anda juga tak boleh melupakan pentingnya manfaat dari olahraga secara rutin. Dengan berolahraga, Anda dapat meningkatkan pengeluaran kalori, menjadikan tubuh bugar, serta menurunkan risiko terjadinya berbagai penyakit.
Pada saat awal menurunkan berat badan, lakukanlah olahraga cardio untuk membantu mempercepat pembakaran lemak, yang disarankan untuk dilakukan minimal 30 menit nonstop setiap harinya. Lama-kelamaan setelah Anda terbiasa, durasi dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi 60 menit dalam sehari. Lakukan olahraga setidaknya 150 menit dalam seminggu, yang dapat dibagi menjadi 3-5 hari.
Setelah Anda mengalami penurunan berat badan seperti yang Anda rencanakan dan semakin mendekati target, tambah olahraga seperti latihan beban sesuai kemampuan. Lakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Latihan ini penting untuk mempertahankan massa otot yang ikut menurun seiring berkurangnya berat badan.
Jika berat badan Anda naik usai Lebaran, percayalah Anda tak sendirian. Namun, jangan frustasi. Segera turunkan berat badan yang melonjak dengan melakukan tips yang disebutkan di atas. Ingatlah bahwa berat badan merupakan faktor risiko terjadinya sejumlah penyakit metabolik dan penyakit lainnya. Dengan memiliki berat badan ideal dan terus menjalankan pola hidup sehat, niscaya kesehatan dan kebugaran tubuh akan terus terjaga.
Semoga bermanfaat. Ayo share beragam info sehat lainnya di AtmaGo, warga bantu warga (klikdokter)

Komentar