TIPS SEDERHANA SAAT PADAM LISTRIK AIR DAN SINYAL

68928 medium images
Listrik sudah menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia modern, hampir semua peralatan atau perabotan rumah tangga, khususnya perangkat elektronik tentu membutuhkan listrik.

Padamnya listrik membuat peralatan tersebut tidak bisa berfungsi hingga aliran listrik kembali normal, kecuali jika kita memiliki Generator Set (GENSET), yaitu pembangkit listrik portabel, umumnya dengan bahan bakar minyak, dengan GENSET, pasokan listrik sementara waktu dapat terpenuhi walaupun ada keterbatasan.

Pemadaman listrik biasanya diumumkan PLN beberapa hari sebelumnya, agar masyarakat mengetahui bahwa daerahnya mengalami pemadaman listrik sementara, dikarenakan ada perbaikan ataupun pemeliharaan sambungan listrik.
Namun terkadang ada situasi yang tidak terduga, seperti padamnya listrik pada hari Minggu, 4 Agustus 2019 kemarin di beberapa wilayah.
Masyarakat pun kelabakan dengan durasi padamnya listrik yang relatif lama, banyak kegiatan masyarakat yang terganggu.

Tips untuk mengantisipasi padamnya listrik 🕯

• Pastikan lampu darurat/emergency lamp, dayanya terisi atau dicharge saat listrik masih menyala, sehingga ketika listrik padam, dapat menjadi alat penerang yang berguna.

• Saat ini banyak kipas angin portabel yang bisa dicharge, alat ini sangat dibutuhkan ketika listrik padam, minimal mengurangi hawa yang gerah dan gangguan nyamuk kala malam hari.

• Pastikan smartphone, ataupun telepon seluler dayanya terisi, sehingga tidak kerepotan jika listrik padam.

• Powerbank juga berguna sebagai sumber daya/pengisi daya alternatif jika listrik padam, pastikan peralatan ini, cukup terisi daya.

Jika pemadaman listrik terjadi secara luas dan lama seperti kemarin, dapat berimbas pada gangguan aliran air PAM, masyarakat di kota besar seperti Jakarta, mayoritas mengandalkan sambungan air PAM sebagai sumber kebutuhan air sehari-hari.

Sangat jarang sekali, warga yang masih memiliki sumur tradisional/perigi, juga sudah mulai jarang yang masih memakai pompa tangan manual.

Warga yang memiliki pompa air listrik masih relatif banyak, namun jika listrik padam, otomatis aliran air pun terhenti.

Tips untuk mengantisipasi terhentinya aliran air PAM 🚱

• Bagi yang memiliki menara air/torren/tandon, pastikan terisi penuh, karena jika nanti ada gangguan aliran PAM/listrik padam, ketersediaan air tetap terjaga.

• Isi penuh bak mandi, isi juga alat penampung lainnya, usahakan yang berkapasitas besar, seperti tong/drum, sehingga bila aliran PAM terhenti/listrik padam, tidak begitu kerepotan.

• Hemat pemakaian air, tutup kran jika telah digunakan, jangan membuang-buang air dengan sia-sia, karena banyak Saudara-saudara kita yang kesulitan air bersih, terutama pada musim kemarau panjang saat ini.

Padamnya aliran listrik juga berimbas kepada lenyapnya jaringan seluler di beberapa tempat, karena BTS tidak mendapat pasokan listrik, sehingga masyarakat kesulitan untuk berkomunikasi, mengakses internet dan lain-lain.

Tips untuk mengantisipasi sinyal seluler yang terganggu 📵

• Sediakan kartu dari berbagai provider seluler, karena saat listrik padam, tidak semua sinyal operator ikut padam, cek operator mana yang sinyalnya masih tetap ada, sehingga kegiatan berkomunikasi dapat dilakukan.

• Jika kartu kita hanya satu dan kebetulan sinyal seluler operator kita lenyap, sebaiknya pilih Mode Pesawat untuk menghemat baterai smartphone, secara berkala, dicoba kembali apakah sinyal sudah kembali ada.

• Saat aliran listrik masih menyala, usahakan baterai smartphone/telepon seluler terisi cukup daya, karena rata-rata, smartphone/telepon seluler memiliki fitur Senter/Flash Light, cukup membantu sebagai penyuluh dalam kegelapan disaat darurat.

Demikianlan tulisan ini saya posting, kurang lebihnya mohon maaf,
Mari kita renungkan, penderitaan kita kemarin, belumlah seberapa, dibandingkan Saudara-saudara kita, yang daerahnya dilanda bencana, tempat tinggalnya rata dengan tanah, terpaksa hidup di pengungsian dengan kondisi yang penuh keprihatinan dan keterbatasan.
Jadilah kita pribadi yang peduli dan senantiasa mawas diri, serta bersyukur.

Penulis :
M JAENUDIN
Sudah dilihat 57 kali

Komentar