Tips Menjaga Kebersihan Vagina Ketika Datang Bulan

25283 medium tips menjaga kebersihan saat haid
Saat menstruasi, tentu kebersihan vagina perlu dijaga secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan hormonal secara alami yang turut meningkatkan kondisi kelembapan area intim. Penggunaan pembalut dan keberadaan darah menstruasi juga bisa memengaruhi keseimbangan pH vagina sehingga makin meningkatkan risiko infeksi. Cara yang salah dalam menjaga kebersihan vagina saat menstruasi bisa menyebabkan infeksi seperti keputihan, iritasi, gatal, dan bau tak sedap. 


Atmagirls tau gak sih kalau sebenarnya vagina sebenarnya punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri dengan mengeluarkan cairan yang bersifat seperti air liur. Cairan ini membuat vagina bersih dan terbebas dari berbagai bakteri yang bisa menyebabkan infeksi. Tetapi, kalau kalian tidak membersihkannya dengan benar dan tepat nih, bukan tidak mungkin miss V justru akan mengalami vaginitis, infeksi saluran kencing, atau penyakit infeksi kelamin lainnya.

Bahkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Iran, disebutkan jika menjaga vagina bersih, apalagi ketika haid merupakan salah satu pencegahan dari kanker serviks yang sering menyerang kaum hawa. Hmm ngeri banget kan Atmagirl? Mau vagina bersih ketika tamu bulanan datang? Kalian bisa lakukan beberapa tips sederhana berikut ini :

1. Mengganti pembalut dengan rutin

Mungkin Anda bingung, seberapa sering Anda harus mengganti pembalut dalam sehari. Sebenarnya, tidak ada patokan pasti berapa kali harus mengganti pembalut. Sebab, setiap orang memiliki aliran darah yang berbeda-beda dan menyebabkan jumlah darah yang dikeluarkan juga akan berbeda. Tetapi, untuk menjaga vagina bersih dan terbebas dari bakteri, Anda sebaiknya mengganti pembalut sekitar 4-6 jam setelah pemakaian. Jadi dalam sehari, pembalut harus diganti sebanyak 4-6 kali.

2. Membersihkan vagina dengan cara yang tepat

Banyak kaum wanita yang masih salah dalam membersihkan area sekitar miss V. Kebanyakan dari mereka, mungkin termasuk Anda, membasuh organ kewanitaan dari arah belakang ke depan. Justru, hal ini dapat menyebabkan bakteri berpindah dari bagian saluran kencing ke sekitar vagina.

Jadi, mulai sekarang ubah cara membersihkan vagina Anda. Basuh miss V dari arah belakang ke depan dengan air mengalir. Jangan lupa juga untuk mengeringkan area miss V Anda agar tidak lembap, sebab permukaan yang lembap disukai oleh bakteri dan jamur.

3. Pilih pembersih yang tepat untuk vagina

Atmagirls haru hati-hati dalam memilih sabun pembersih untuk miss V ini loh, karena kalian tidak bisa menggunakan sembarang sabun untuk membersihkan vagina. Vagina sebenarnya cenderung bersifat asam bisa iritasi jika Anda bersihkan dengan sabun mandi biasa yang pH-nya basa. Normalnya, pH miss V adalah 3,8-4,5. Karena itu, kebanyakan sabun mandi biasa tidak cocok digunakan untuk membersihkan vagina.

Kalian harus memilih pembersih vagina yang tidak mengandung sabun, dan mempunyai pH yang sesuai dengan miss V. Gunakan pembersih vagina hanya untuk membersihkan bagian luar vagina, bukan bagian dalam vagina, karena dapat membunuh bakteri baik.


4. Mencukur rambut kemaluan menjelang haid

Biasakan untuk mencukur rambut kemaluan sebelum kalian datang bulan. Rambut kemaluan yang terlalu panjang dan banyak dapat membuat darah haid menggumpal.

Darah yang menggumpal dan menempel pada rambut kemaluan akan menjadi sarang jamur dan bakteri jika tidak dibersihkan dengan benar. Tapi, jangan lupa untuk mempersiapkan alat pencukur rambut kemaluan dengan baik dan berhati-hati ketika menggunakannya, sebab bisa saja permukaan miss V jadi terluka. Setelah mencukur pun gunakan lah gel aloe vera untuk meringankan peradangan setelah bercukur.

5. Memakai celana dalam berbahan katun

Apa yang Anda pakai juga memengaruhi kebersihan miss V. Jika Anda mau vagina bersih dan sehat, maka Anda bisa menggunakan pakaian dalam yang berbahan katun, sebab pakaian berbahan ini cukup baik untuk menyerap keringat, terutama keringat di sekitar vagina.

Keringat yang dihasilkan di sekitar area miss V, akan membuatnya lembap dan tidak kering. Kondisi seperti ini semakin membuat bakteri dan jamur betah untuk berlama-lama di vagina Anda.

Referensi :

https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/perawatan-kewanitaan/menjaga-vagina-bersih-saat-haid/

Komentar