Tips Hari Pertama Sekolah Agar Anak "Bebas Air Mata"

28262 medium fdos
Hari ini adalah hari pertama anak masuk sekolah. Mengucapkan "selamat tinggal" pada hari pertama sekolah di tahun ajaran baru menjadi momen sulit bukan saja bagi anak namun bagi orangtua. Beberapa anak mudah beradaptasi, beberapa lainnya membutuhkan waktu lebih lama.

Berikut tips agar anak "bebas air mata" saat orang tua mengantar ke sekolah yang bisa dicoba esok hari:

1. Perkenalkan kembali anak kepada guru. Biarkan anak membentuk hubungan awal kembali. Ceritakan bagaimana orangtua mempercayai guru dan bahwa guru sangat memperhatikan anak.

2. Tanyakan kepada guru apakah anak dapat membawa barang kesayangannya untuk disimpan dalam loker atau tasnya. Cukup membawa 1 barang favorit anak seperti foto keluarga, boneka/mainan, atau kaos favorit.

3. Jangan menyelinap pergi. Kebanyakan orangtua menyelinap pergi karena takut anak akan menangis bila melihat. Sebaliknya, saatnya pergi pastikan anak melihat dan mengucapkan selamat tinggal kepada anak. Pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal kepada anak justru berisiko membuat anak justru makin merasa tidak aman.

4. Segera pergi setelah mengucapkan selamat tinggal. Banyak orangtua justru membuat 'drama panjang' dengan mengintip, melambai tangan atau membuat wajah lucu dari jendela. Hal ini hanya akan memperkuat rasa anak bahwa sekolah adalah tempat yang kurang aman.

5. Jangan berlama-lama. Semakin lama orangtua tinggal, semakin sulit meninggalkan anak di kelas. Biarkan anak tahu bahwa orangtua akan ada di sana untuk menjemputnya, dan berkata, "Sampai ketemu nanti!" begitu dia terlibat dalam suatu kegiatan.

6. Buat ritual bersama. Misal, mengucapkan selamat tinggal kepada anak dengan cara yang sama setiap hari: memberinya ciuman kupu-kupu (bulu matanya di pipinya), lalu menggosok hidung dan pelukan. Atau menciptakan 'toss' atau 'high-five' kreasi sendiri yang dapat menambah rasa percaya diri anak. Ketika 'toss' berakhir, anak tahu sudah waktunya orangtua pergi bekerja.

7. Pertimbangkan memberikan hadiah. Tidak perlu mahal, yang dibutuhkan hanya kreatifitas. Misal memasang tanda "senyum" di kalender saat anak tidak rewel saat ditinggal. Akhir pekan saat memiliki lima wajah tersenyum, anak berhak mendapat makanan kesukaannya.

8. Berkenalan dengan anak-anak lain. Ketika orangtua dapat memanggil teman sekelas anak dengan nama, Misal "Nak, itu ada Dewi dan Eko sedang main di sana. Kita ikut yuk." Itu dapat membuat sekolah dan suasana kelas tampak jauh lebih akrab dan nyaman.

Semangat untuk para orang tua dan siswa baru!


Sudah dilihat 55 kali

Komentar